Abstract :
Cadangan minyak bumi untuk memenuhi kebutuhan akan habis sekitar 52,5 tahun
lagi. Untuk mengatasi masalah krisis energi ini maka Energi Baru Terbarukan
(EBT) semakin gencar dikembangkan oleh banyak negara di dunia, termasuk
Indonesia. Diversifikasi bahan baku yang memanfaatkan sumber daya alam ini
diharapkan dapat menjadi sumber energi utama di kemudian hari.
Dalam penelitian ini dirancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 2200 VA
atau setara 5280 Wp dengan investasi Rp 144.672.000 dengan perbandingan cicilan
perbulan mengikuti tarif PLN akan Break Event Point (BEP) pada 7 tahun 3 bulan
dengan modal sendiri dan BEP pada 7 tahun 5 bulan jika menggunakan pinjaman
bank dengan bunga 1% per bulan.
Kata kunci:
PLTS, PLN,BEP