Abstract :
Kanker serviks merupakan penyakit keganasan yang telah menjadi masalah besar
pada kesehatan perempuan. Pada tahun 2013 Depkes RI menyatakan bahwa adanya
infeksi dari Human Papilloma Virus merupakan penyebab dari kanker serviks. Hal ini
dibutikkan dengan ditemukannya DNA HPV pada 99% kasus kanker serviks di
seluruh dunia. Dengan diketahuinya bahwa HPV memiliki pengaruh terhadap
kejadian kanker serviks, vaksinasi merupakan pilihan yang ideal dan paling efektif
untuk program pencegahan primer kanker serviks. Saat ini vaksinasi HPV menjadi
bagian dari program imunisasi nasional di 62 negara. Akan tetapi di negara seperti
Indonesia program vaksinasi belum diterapkan dan dicanangkan dalam program
kesehatan secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
pengetahuan mengenai kanker serviks dengan perilaku vaksinasi HPV. Metode
analitik cross sectional dengan purpposive sampling dengan jumlah sampel 96 orang.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil : sebagian besar
wanita usia 18-25 mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai kanker serviks
sebesar 58 responden (60.4%). Sedangkan perilaku wanita usia 18-25 tahun yang
melakukan vaksinasi HPV sebesar 19 responden (19.8%). Uji statistik dengan uji chisquare
mendapat nilai p = 0.000. Kesimpulan : adanya hubungan pengetahuan wanita
usia 18-25 tahun mengenai kanker serviks dengan perilaku vaksinasi HPV.
Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku, Kanker Serviks, Vaksinasi HPV