Abstract :
ABSTRAK
Judul : Penerapan Sistem Pelayanan INAPORTNET Di Pelabuhan Pangkal Balam Ditinjau
Dari Perspektif Hukum administasi Negara
Pengangkutan barang melalui laut tak lepas dari berbagai risiko yang dapat merugikan pemilik
barang. Barang yang diangkut berisiko mengalami penyusutan saat tiba di tujuan, baik karena hilang,
rusak selama perjalanan, atau musnah akibat faktor lain. Hal ini tentu menjadi momok bagi para pelaku
usaha yang mengandalkan kapal sebagai moda transportasi. Risiko ini dapat terjadi akibat faktor alam
atau kelalaian manusia, bahkan kecelakaan kapal saat pengangkutan dapat mengakibatkan kehilangan
seluruh barang. Dengan demikian, menjadi sebuah isu sejauh mana kewajiban ganti rugi pada
perusahaan perkapalan pengangkut barang sebagaimana terdapat pada hukum perlindungan
konsumen dan bagaimana ganti rugi yang dapat diterapkan apabila kapal pengangkut barang
mengalami kecelakaan
Jenis penelitian ini ialah menggunakan penelitian doktrinal atau yuridis normatif, yaitu
penelitian yang mengacu kepada norma-norma. Adapun teknik pengumpulan data yang
diharapkan penulis ialah memalui studi kepustakaan (library research). Yang dimaksud studi
kepustakaan meliputi bahan kepustakaan berupa bahan atau data sekunder
Kesimpulan dari penelitian ini, pertama Dalam pembahasan pertama menyimpulkan,
perusahaan atau pengguna jasa bongkar muat tidak melalui INAPORTNET, maka akan terjadi
beberapa akibat hukum. Perusahaan atau pengguna jasa bongkar muat tidak memenuhi
kewajiban untuk menggunakan INAPORTNET, sehingga dapat dianggap sebagai pelanggaran
terhadap peraturan yang berlaku. Perusahaan atau pengguna jasa bongkar muat yang tidak
melalui INAPORTNET akan bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul akibat tidak
menggunakan sistem digital terpusat yaitu INAPORNET. kedua, Dalam pembahasan kedua
menyimpulkan, penerapan INAPORTNET di pelabuhan Pangkal Balam sudah dijalankan
berdasarkan surat Edaran Nomor Klasifikasi UM.006/132/9/DJPL/2019 perihal Penyampaian
Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut tentang Penerapan Inaportnet untuk
pelayanan Kapal dan Barang di Pelabuhan tahun 2019. Sistem Inaportnet mengintegrasikan
informasi pelabuhan standar untuk melayani kapal dan barang, serta menghubungkan seluruh
instansi dan pemangku kepentingan. Melalui Inaportnet, berbagai izin kapal, seperti Surat Izin
Kelayakan Berlayar, Surat Izin Kesehatan Kapal, dan Surat Bebas Karantina, dapat diurus
secara online terintegrasi. Pemilik atau kapten kapal dapat mengetahui jenis dokumen, biaya,
dan status izin yang dimiliki kapal mereka. Hal ini mempercepat proses perizinan dan
memperlancar sandar dan keberangkatan kapal.
Kata Kunci : Pelayanan Publik, INAPORTNET, Hukum Administrasi Negara. / ABSTRACT
Title : Implementation of the INAPORTNET Service System at the Port of Pangkal Balam
Viewed from the Perspective of state administrative law.
Transporting goods by sea poses a number of risks that can be detrimental to the owner of the
goods. Goods transported may shrink upon arrival due to loss, damage, or other factors. This
is a significant concern for business actors who depend on ships for their transportation needs.
This risk can occur due to natural factors or human negligence;; even ship accidents during
transport can result in the loss of all goods. Thus, it becomes an issue to what extent the
obligation to compensate the shipping company for transporting goods as contained in
consumer protectionlaw exists law exists and how compensation can be applied if the ship
carrying goods has an accident.
This type of research employs doctrinal or normative juridical research, which pertains to the
study of norms. ms. The data collection technique expected by the author is through library
research. What is meant by library study includes library materials in the form of secondary
materials or data.
This research concludes that if companies or users of loading and unloading services do not
go through INAPORTNET, there will be several legal consequences. Companies or users of
loading and unloading services do not fulfill their obligations to use INAPORTNET, so it can
be considered a violation of applicable regulations. Companies or users of loading and
unloading services that do not go through INAPORTNET will be responsible for all losses
arising from not using a centralized digital system, namely INAPORNET. Second, in Second,
the discussion concludes that the port of Pangkal Balam has implemented INAPORTNET in
accordance with Circular Letter Number UM.006/132/9/DJPL/2019, which pertains to the
submission of the Director General of Sea Transportation's circular letter on the application
of INAPORTNET for Ship and Goods Services at the port in 2019. ips and goods, the Inaportnet
system integrates standardized port information and connects all agencies and stakeholders.
You can process various ship permits, including the Sailing Feasibility Permit, Ship Health
Permit,