Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Sahupala, Nabilla Vanadis Azzirnikh
Subject
Societies, associations, academies, institutes, etc., for the study of international relations
Datestamp
2024-08-16 07:23:31
Abstract :
Penelitian ini memberikan tinjauan komprehensif tentang bagaimana kerja
sama keamanan di antara kedua negara yaitu Indonesia dan Australia dalam
mengatasi sebuah tindak kejahatan Illegal, Unregulated, and Unreported (IUU)
Fishing pada sektor capacity building pada tahun 2017 hingga 2023. Penelitian ini
menggunakan pendekatan tiga konseptual yaitu keamanan maritim, kerjasama
keamanan, dan capacity building yang akan digunakan untuk meninjau sejauh mana
efektivitas dan relevansi dari kerjasama ini. Penelitian ini disusun menggunakan
metode penelitian kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan
analisis dokumen untuk menganalisis pelaksanaan program capacity building dan
operasi patroli bersama antara Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla
RI) dan Australian Border Force (ABF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja
sama antara Indonesia dan Australia dalam mengatasi IUU Fishing telah
meningkatkan kemampuan aparat dalam mendeteksi tindak kejahatan IUU Fishing
terhadap pendeteksian dini aktivitas illegal fishing di wilayah perairan yang
menjadi fokus kerja sama, terutama di Laut Arafuru. Melalui program capacity
building tersebutlah terjadi peningkatan kemampuan penegakan hukum maritim
melalui pelatihan, peningkatan teknologi pemantauan, dan peningkatan kualitas
sumber daya manusia. Kerja sama ini juga meliputi operasi patroli bersama,
pertukaran informasi, dan tindakan penegakan hukum yang lebih efektif. Meskipun
demikian, beberapa tantangan masih dihadapi, termasuk kurangnya efek jera bagi
para pelaku IUU Fishing dan keterbatasan alutsista dalam melakukan pengawasan
dan patroli. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan peningkatan kerja sama
dalam pengawasan, termasuk penggunaan aset patroli dan drone serta pertukaran
informasi terkait pelanggaran perbatasan. Penelitian ini menekankan pentingnya
terus memperkuat mekanisme kerja sama dan kapasitas pengawasan antara
Indonesia dan Australia dalam rangka menjaga keamanan maritim di perbatasan
laut keduanya dan meningkatkan efektivitas upaya penanggulangan IUU Fishing
secara keseluruhan.
Kata kunci: IUU Fishing, Kerja sama Indonesia-Australia, Capacity Building,
Keamanan Maritim. / This research provides a comprehensive overview of security cooperation between
Indonesia and Australia in addressing Illegal, Unregulated, and Unreported (IUU)
Fishing through capacity building initiatives from 2017 to 2023. The study employs
three conceptual approaches: maritime security, security cooperation, and
capacity building to assess the effectiveness and relevance of this cooperation.
Using a qualitative case study method, data was collected through interviews and
document analysis to examine the implementation of capacity building programs
and joint patrol operations between the Indonesian Maritime Security Agency
(Bakamla RI) and the Australian Border Force (ABF). The findings indicate that
cooperation between Indonesia and Australia in combating IUU Fishing has
enhanced law enforcement capabilities to detect such activities early, particularly
in the focused waters of the Arafura Sea. The capacity building programs have
contributed to strengthening maritime law enforcement through training, improved
monitoring technologies, and enhanced human resource quality. The collaboration
includes joint patrols, information exchange, and more effective law enforcement
measures. However, challenges remain, including the deterrent effect on IUU
Fishing operators and limitations in maritime assets for surveillance and patrols.
To address these challenges, increased cooperation in surveillance capabilities is
necessary, including the utilization of patrol assets, drones, and information
sharing concerning border violations. The research underscores the importance of
continuously reinforcing cooperation mechanisms and surveillance capacities
between Indonesia and Australia to uphold maritime security along their maritime
borders and enhance the overall effectiveness of IUU Fishing mitigation efforts.
Keywords: IUU Fishing, Indonesia-Australia cooperation, Capacity Building,
Maritime Security