Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Wasesa, Jeremias Bargowo Pulung
Subject
LAW
Datestamp
2024-10-08 07:35:40
Abstract :
Perjudian awalnya hanya berlangsung secara konvensional contohnya
dengan cara tatap muka, namun seiring dengan berkembangya teknologi
khusus nya internet. Perjudian kemudian berkembang melalui media
internet, namun dalam penerapan pembuktian perjudian online ini kurang
efektif dalam studi kasus putusan No. 1672/PID.B/2010/PN.JKT.PST).
Berdasarkan uraian tersebut di atas, yang melatar belakangi permasalahan
bagaimanakah hukum pembuktian terhadap tindak pidana perjudian online
dalam hukum acara pidana dan penerapan hukum pembuktian dalam studi
kasus tersebut.
Jenis dan penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah
yuridis normatif. Dalam penelitian normatif yang di teliti adalah daftar
pustaka atau data sekunder, yang mencakup bahan hukum primer,
sekunder, dan tresier. Penelitan ini menggunakan metode kepustakaan
yaitu metode yang berdasarkan atas studi literatur buku-buku yang bersifat
ilmiah peraturan perundang-undangan terkait surat kabar, serta matakuliah
yang berhubungan dengan penyelesaian permasalahan tersebut
Hasil penelitian menyatakan bahwa proses pembuktian perjudian
online dilakukan berdasarkan KUHAP yaitu dilakukan dengan tahap
pembuktian di persidangan dengan acara pemeriksaan biasa dengan
menggunakan alat-alat bukti yang sah menurut KUHAP tetapi tidak
dilampirkan alat bukti yang diatur dalam Undang-Undang ITE. / Gambling initially only took place conventionally for example by face
to face, but along with the development of special technology the internet.
Gambling then developed through internet media, but in the application of
proof of online gambling this was less effective in the case study decision
No. 1672 / PID.B / 2010 / PN.JKT.PST). Based on the description above,
the background of the problem is how the law of proof of online gambling
in criminal procedure law and the application of evidentiary law in the
case study.
The type and research used in this study are normative juridical. In
normative research that is examined is a bibliography or secondary data,
which includes primary, secondary, and transient legal materials. This
research uses the biblical method, which is a method based on the study of
literature on scientific books on legislation related to newspapers, as well
as subjects related to solving these problems.
The results of the study state that the process of proving online
gambling is carried out based on the KUHAP, which is carried out at the
stage of proof at the trial with regular inspection events using legal
evidence according to the Criminal Procedure Code but not attached to the
evidence stipulated in the ITE Law.