Abstract :
Penelitian ini mengkaji kualitas hubungan antar Generasi-Z pengguna akun
pseudonim di media sosial Twitter melalui pengungkapan diri. Anonimitas yang
diberikan oleh akun pseudonim memungkinkan penggunanya untuk melakukan
pengungkapan diri tanpa harus takut dihakimi. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui kualitas hubungan antar Generasi-Z pengguna akun pseudonim
melalui pengungkapan diri di X. Penelitian ini menggunakan teori Johari Window
untuk membantu memahami sejauh mana penggunaan akun pseudonim berperan
dalam aspek pengungkapan diri melalui daerah terbuka, daerah tersembunyi, daerah
buta, dan daerah tidak diketahui serta perannya terhadap kualitas hubungan antar
Generasi-Z pengguna akun pseudonim di media sosial X. Metode kualitatif
digunakan dalam penelitian ini guna memahami secara mendalam mengenai
pengalaman informan melalui pengungkapan diri pada akun pseudonim di media
sosial X. Peneliti menggunakan teknik analisis tematik dalam mengidentifikasi
berbagai tema yang muncul dari hasil wawancara semi-terstruktur via online
dengan para informan, yaitu Generasi-Z pengguna akun di media sosial X. Melalui
data dari hasil wawancara, penulis akan menyusun hasil dalam bentuk coding.
Coding merupakan proses mengatur data yang mentah ke dalam berbagai teori
konseptual dengan menggunakan tema atau konsep. Teknik analisis data yang
digunakan oleh penulis dalam mengolah data dari hasil wawancara adalah dengan
menggunakan teknik open coding. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
pengungkapan diri melalui akun pseudonim menciptakan lingkungan aman yang
mendukung, meningkatkan rasa saling percaya, serta memberikan dukungan
emosional dan psikologis melalui interaksi yang intens yang dijalani oleh sesama
pengguna akun pseudonim dalam pengungkapan diri. Interaksi intens antar
pengguna akun pseudonim menghasilkan kepercayaan yang menunjukkan ualitas
hubungan yang baik dan positif dapat dijanalkan oleh Generasi-Z di media sosial
X. Dapat disimpulkan bahwa individu mampu mengungkapkan diri mereka melalui
interaksi yang dijalin dari pengungkapan diri menggunakan akun pseudonim di
media sosial X yang juga membantu kesejahteraan emosional serta psikologis
Generasi-Z. / This study examines the quality of relationships between Generation-Z users of
pseudonymous accounts on social media Twitter through self-disclosure. The
anonymity provided by pseudonymous accounts allows users to self-disclose
without fear of judgment. The purpose of this study is to determine the quality of
relationships between Generation-Z users of pseudonymous accounts through selfdisclosure in X. This study uses the Johari Window theory to help understand the
extent to which the use of pseudonymous accounts plays a role in aspects of selfdisclosure through open areas, hidden areas, blind areas, and unknown areas and
its role in the quality of relationships between Generation-Z pseudonymous account
users on social media X. Qualitative method was used in this study to deeply
understand the informants' experiences through self-disclosure on pseudonymous
accounts on X social media. The researcher used thematic analysis techniques in
identifying various themes that emerged from the results of semi-structured
interviews via online with informants, namely Generation-Z account users on social
media X. Through the data from the interviews, the author will organize the results
in the form of coding. Coding is the process of organizing raw data into various
conceptual theories using themes or concepts. The data analysis technique used by
the author in processing data from the interview results is to use open coding
techniques. The results of this study show that self-disclosure through
pseudonymous accounts creates a supportive safe environment, increases mutual
trust, and provides emotional and psychological support through intense
interactions undertaken by fellow pseudonymous account users in self-disclosure.
Intense interactions between pseudonymous account users generate trust that
shows the quality of good and positive relationships can be anchored by
Generation-Z on social media X. It can be concluded that individuals are able to
reveal themselves through interactions established from self-disclosure using
pseudonymous accounts on social media X which also helps the emotional and
psychological well-being of Generation-Z.