Abstract :
Konten video telah menjadi alat storytelling yang kuat untuk mempengaruhi
persepsi dan perilaku konsumen terhadap merek di era digital. Penelitian ini
mengkaji bagaimana Loacker Indonesia membangun brand equity melalui web
series "Christmas" di Instagram @loackerid. Dengan menggunakan analisis
semiotika Roland Barthes, penelitian ini mengungkap penggunaan tanda-tanda
visual dan naratif dalam web series untuk menyampaikan pesan dan mempengaruhi
komponen-komponen brand equity model David Aaker. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Loacker berhasil memanfaatkan web series untuk
meningkatkan Brand Awareness dengan menampilkan logo dan produk secara
konsisten. Customer loyalty dibangun melalui penggambaran hubungan erat antara
pemain dengan produk. Perceived quality ditampilkan melalui adegan yang
menyoroti kualitas dan rasa produk. Brand Associations positif dibentuk dengan
menghubungkan produk Loacker dengan momen kehangatan dan kebersamaan
selama liburan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi web series "Christmas"
berhasil membangun brand equity Loacker di Instagram @loackerid. Temuan ini
menunjukkan efektivitas penggunaan konten video naratif di media sosial untuk
membangun hubungan emosional dengan konsumen dan memperkuat posisi merek.
Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pemasar tentang potensi storytelling
visual dalam strategi branding digital, khususnya dalam membangun dan
memperkuat elemen-elemen kunci brand equity. / Video content has become a powerful storytelling tool for influencing consumer
perceptions and behaviors towards brands in the digital era. This study examines
how Loacker Indonesia builds brand equity through the "Christmas" web series on
its Instagram account @loackerid. Using Roland Barthes' semiotic analysis, this
research reveals the use of visual and narrative signs in the web series to convey
messages and influence components of David Aaker's brand equity model. The
findings show that Loacker successfully utilized the web series to increase brand
awareness by consistently featuring its logo and products. Customer loyalty was
built through depictions of close relationships between characters and the product.
Perceived quality was showcased through scenes highlighting the product's quality
and taste. Positive brand associations were formed by connecting Loacker products
with moments of warmth and togetherness during the holiday season. This study
concludes that the "Christmas" web series strategy successfully built Loacker's
brand equity on Instagram @loackerid. These findings demonstrate the
effectiveness of using narrative video content on social media to build emotional
connections with consumers and strengthen brand positioning. The study provides
valuable insights for marketers on the potential of visual storytelling in digital
branding strategies, particularly in building and reinforcing key elements of brand
equity