Abstract :
Skripsi ini membahas prevalensi sindrom pramenstruasi dan dismenorea pada
siswi SMP Negeri 243 dan mahasiswi Faklutas Kedokteran Universitas Kristen
Indonesia. Sindrom pramenstruasi adalah suatu kondisi yang terdiri atas beberapa
gejala fisik, emosi, dan perilaku yang dialami oleh seseorang wanita yang terjadi pada
fase luteal dari siklus menstruasi. Dismenorea adalah nyeri yang timbul akibat
kontraksi disritmik miometrium yang menampilkan satu atau lebih gejala, mulai dari
nyeri ringan sampai nyeri berat pada perut bagian bawah, bokong, dan nyeri
spasmodik pada sisi medial paha. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
kuesioner yang diberikan ke setiap responden. Penelitian ini dilakukan dengan
metode penelitian survei deskriptif golongan survei morbiditas. Hasil penelitian
didapatkan prevalensi sindrom pramenstruasi pada penelitian ini adalah 91,5 %
terjadi pada siswi SMP Negeri 243 dan 92,7 % terjadi pada mahasiswi FK UKI.
Prevalensi dismenorea pada penelitian ini adalah 85,8 % terjadi pada siswi SMP
Negeri 243 dan 86,2 % pada mahasiswi FK UKI.
Kata Kunci : prevalensi, sindrom pramenstruasi, dismenorea. / The aim of this study is seeking for prevalence of premenstrual syndrome and
dysmenorrhea in students of SMP Negeri 243 and female student of FK UKI.
Premenstrual syndrome is a condition that consists of multiple physical symptoms,
emotions, and behaviors experienced by a person of a woman in the luteal phase of
the menstrual cycle. Dysmenorrhoea, pain arising due to contraction of the
myometrium disritmik which displays one or more symptoms, ranging from mild to
severe pain in the lower abdomen, buttocks, and spasmodic pain on the medial side of
the thigh. The study was conducted using a questionnaire given to each respondent.
This study was conducted using a descriptive survey group morbidity survey. The
result showed the prevalence of premenstrual syndrome in this study was 91.5%
occurred in SMP Negeri 243 students and 92.7% occurred in FK UKI?s students. The
prevalence of students suffered of dysmenorrhoea is 85.8% occurred in SMP Negeri
243 while 86.2% suffered by FK UKI students.
Keywords: prevalence, premenstrual syndrome, dysmenorrhea