Abstract :
Menjaga kerukunan adalah fondasi yang kuat untuk membangun masyarakat yang
damai, produktif, dan berdaya. Seperti yang terjadi pada suatu daerah di Bekasi atau
yang lebih tepatnya di Kampung Sawah, masyarakat dan tokoh agama di Kampung
Sawah bergotong royong dalam merawat kerukunan yang sudah terlaksana dari turun
temurun. Masyarkat Kampung Sawah menyadari akan hidup bertoleransi dapat
memperkuat hubungan satu sama lain, bahkan setiap tahunnya masyarakat Kampung
Sawah beserta tokoh agama mengadakan perkumpulan yang diberi nama
?Ngeriung?. Hal inilah cara warga Kampung Sawah dalam merawat dan menjaga
kerukunan yang sudah ada dan memperkuat rasa toleransi antar warga dan
wasyarakat di Kampung Sawah. Kampung Sawah adalah contoh nyata bahwa
kerukunan dan toleransi dapat terjadi antar lintas agama dan budaya. Saya sebagai
sutradara pada video dokumenter ini akan fokus pada merancang sudut pengambilan
gambar (angle) dan pergerakan kamera (movement) agar penyampaian informasi dapat
dinikmati secara visual. Dengan adanya video dokumenter ini kiranya khalayak
dapat mencontoh dan merubah pandangan dalam masyarakat akan hidup
berdampingan diatas perbedaan yang ada. Sutradara pada video dokumenter ini juga
akan menjelaskan tahap tahap pembuatan video ini dari pra-produksi, produksi dan
pasca-produksi.
Kata Kunci: Kerukunan, Ngeriung, Kampung Sawah, video dokumenter. / Maintaining harmony is a strong foundation for building a peaceful, productive and
empowered society. As happened in an area in Bekasi or more precisely in Kampung
Sawah, the community and religious leaders in Kampung Sawah work together to
maintain the harmony that has existed for generations. The people of Kampung
Sawah are aware that living in tolerance can strengthen relationships with each
other, and every year the people of Kampung Sawah and religious leaders hold a
gathering called "Ngeriung". This is the way the residents of Kampung Sawah
maintain and maintain the existing harmony and strengthen the sense of tolerance
between residents and communities in Kampung Sawah. Kampung Sawah is a clear
example that harmony and tolerance can occur between religions and cultures. As
the director of this documentary video, I will focus on designing shooting angles and
camera movements so that the delivery of information can be enjoyed visually. With
this documentary video, it is hoped that the audience can emulate and change views
in society so that they can live side by side above existing differences. The director of
this documentary video will also explain the stages of making this video from pre?production, production and post-production.
Keywords: Harmony, Ngeriung, Kampung Sawah, documentary video