Abstract :
Mikrobiota pada saluran cerna terdiri dari bakteri, virus, jamur dan lainnya. Candida
menjadi salah satu bagian dari mikrobiota pada saluran cerna anak dan bersifat saprofit
tetapi dapat menjadi patogen ketika terjadi penurunan imunitas pejamu dan bila
mengalami translokasi dari saluran cerna dapat mengakibatkan infeksi lokal maupun
sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jamur dan beban jamur
pada saluran cerna anak. Dilakukan pembiakan menggunakan Agar Sabouraud
Desktrosa dan CHROMagar terhadap 61 sampel tinja yang berasal dari anak sehat dan
sakit. Pertumbuhan Candida sebesar 70,5% (43 sampel) dan tidak ada perbedaan yang
bermakna antara beban jamur yang tumbuh pada ASD dan CHROMagar. Mayoritas
(29,5%) beban jamur sebesar 1-50 CFU/g tinja dan 8,2% dari total sampel didapatkan
beban jamur dengan jumlah koloni tidak terhitung. Spesies yang paling banyak
diidentifikasi adalah C. tropicalis (41,6%) dan sebanyak 32,7% sampel didapatkan
pertumbuhan spesies campuran.
Kata Kunci: Mikrobiota, Candida, Jamur, Beban Jamur. / Microbiota in digestive tract consist of bacteria, virus, fungi and etc. Candida is a
saprophyte in children digestive tract. However, it is a pathogen in person with declined
immune system and also can caused local or systemic infection if translocated from
digestive tracts. This study aim to determine the diversity of fungi and fungal burden
in children digestive tract. Breeding of fungi performed involving 61 stool from healthy
and sick children using Sabouraud Dextrose Agar and CHROMagar. Candida grow in
43 samples (70,5%) and there was no significant difference between fungal burden that
growth on SDA and CHROMagar. The majority (29,5%) of fungal burden in the
amount of 1-50 CFU/g stool and 8,2% of total sample were obtained fungal burden
with the amount of colonies that are not counted. The most common species identified
was C. tropicalis (41,6%) and 32,7% of the obtained sample was mixture of species.
Keyword: Microbiome, Candida, Fungi, Fungal Burden.