Abstract :
Anemia pada kehamilan bertanggung jawab terhadap 10%-12% kematian ibu di
Indonesia. Data yang didapat dari Riskesdas 2013 sebanyak 37,1 % ibu hamil di
Indonesia menderita anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia. Penelitian
ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang tercatat nilai hemoglobinnya
pada daa Riskesdas 2013. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total
smpling, dengan jumlah sampel sebanyak 503 responden yang mewakili. Data
disajikan dalam bentuk tabel distribusi dan di analisis menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian menunjukan sebanyak 185 (36,8%) responden mengalami kejadian
anemia pada kehamilan. Kemudian terdapat hubungan antara paritas dengan
kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai paritas (p value= 0,021).
Kata kunci: Anemia, paritas. / Anemia in pregnancy is responsible for 10% -12% of maternal deaths in Indonesia.
Data obtained from Riskesdas 2013 were 37.1% of pregnant women in Indonesia
suffering from anemia. The purpose of this study was to determine the relationship
of parity with the incidence of anemia in pregnant women in Indonesia. This
research uses an analytic method with a cross-sectional approach. The population
in this study were all pregnant women whose hemoglobin values were recorded in
the 2013 Riskesdas area. The sample in this study used a total sampling technique,
with a total sample of 503 respondents. Data is presented in the form of distribution
tables and analyzed using the chi-square test. The results showed as many as 185
(36.8%) respondents experienced anemia in pregnancy. Then there is a relationship
between parity with the incidence of anemia in pregnant women with parity value
(p-value = 0.021).
Keywords: Anemia, Parity