Abstract :
HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Human
Immunodeficiency Virus yang menginfeksi dan menyerang sistem kekebalan
tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Kepatuhan dalam meminum
Antiretroviral (ARV) merupakan faktor terpenting dalam menekan jumlah virus
HIV dalam tubuh manusia. Penekanan jumlah virus yang lama dan stabil
bertujuan agar sistem imun tetap terjaga. Dengan demikian, orang yang terinfeksi
virus HIV akan mendapatkan kualitas hidup yang baik dan juga mencegah
terjadinya kesakitan dan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat
gambaran profil (usia, jenis kelamin, faktor risiko) dan hubungan usia dan jenis
kelamin dengan kepatuhan minum obat ARV pada orang dengan HIV/AIDS
(ODHA) yang ada di RSUD. PROF. DR. W. Z. JOHANNES KOTA KUPANG
NUSA TENGGARA TIMUR. Hasil penelitian ditemukan 61,5 % kasus pada lakilaki, 38,5% kasus pada perempuan, 75,6 % pada usia 25-49 tahun, 94,8% pada
kelompok heteroseksual, 3,2% laki-laki tidak patuh meminum ARV, 2,6%
perempuan tidak patuh, dan 5,8% ODHA dengan usia 25-49 tidak patuh dalam
mengonsumsi ARV.
Kata kunci : ARV, ODHA, tingkat kepatuhan. / HIV / AIDS is a contagious disease caused by the Human Immunodeficiency
Virus which infects and attacks the immune system and can cause death.
Adherence in taking antiretroviral (ARV) is the most important factor in
suppressing the amount of HIV in the human body. The prolonged and stable
suppression of the number of viruses aims to maintain the immune system. Thus,
people who are infected with HIV will get a good quality of life and also prevent
illness and death. The purpose of this study was to look at the profile description
(age, sex, risk factors) and the relationship between age and sex with adherence to
taking ARV drugs in people with HIV / AIDS (ODHA) in the hospital. PROF.
DR. W. Z. JOHANNES KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR. The
xiii
results of the study found 61.5% cases in men, 38.5% cases in women, 75.6% at
25-49 years, 94.8% in the heterosexual group, 3.2% of men were not adherent to
drinking ARV, 2.6% of women are non-adherent, and 5.8% of ODHA aged 25-49
are not adherent to taking ARV
Keywords: ARV, ODHA, level of adherence