Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
S, Gloria Stephanie Tesalonika
Subject
MEDICINE
Datestamp
2024-09-04 04:37:37
Abstract :
Akne vulgaris (AV) adalah peradangan kronik dari folikel pilosebasea yang
disebabkan oleh beberapa faktor dengan gambaran klinis yang khas dan biasanya
terjadi pada usia remaja dan dewasa muda. Kualitas tidur merupakan salah satu faktor
yang mungkin mempengaruhi patogenesis AV. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat keparahan AV. Penelitian
ini adalah penelitian observasional dengan rancangan potong lintang, yang dilakukan
pada Oktober sampai November 2018. Pengumpulan sampel menggunakan metode
purposive sampling pada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Kristen
Indonesia Tahun. Kualitas tidur dinilai dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality
Index (PSQI). Keparahan AV dinilai berdasarkan kriteria Lehmann. Analisis statistik
dilakukan dengan uji Chi-Square (p <0,05). Hasil Penelitian didapatkan mahasiswa
yang mengalami AV ringan sebanyak 32 orang (36,8%), AV sedang 48 orang
(55,2%), AV berat 7 orang (8%), dengan 69% mahasiswa mengalami kualitas tidur
buruk. Penelitian ini menunjukkan bahwa antara kualitas tidur dengan kejadian akne
vulgaris memiliki hubungan yang bermakna, dengan uji Chi Square didapatkan nilai p
= 0,000 (p < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
bermakna antara kualitas tidur dengan tingkat keparahan AV.
Kata Kunci: akne vulgaris, kualitas tidur, keparahan akne vulgaris. / Acne vulgaris (AV) is a chronic inflammatory of the pilosebasea follicle caused by
many factors with specific symptoms and usually occurs in adolescents and young
adults. Sleep quality is one of many factors that likely affects the pathogenesis of AV.
The aim of this study was to determine the relationship between sleep quality and AV
severity. This study was an observational with cross sectional design conducted from
October to November 2018. The sample was collected by using purposive sampling
method on medical students of Christian University of Indonesia. Sleep quality was
defined by using Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Acne vulgaris severity was
defined based on Lehmann criteria. Statistical analysis was performed by using ChiSquare test (p <0.05). Result of the study is students who had mild AV 32 people
(36,8%), moderate AV 48 people (55,2%), severe AV 7 people (8%), with 69% of
students experience poor sleep quality. This study shows that there is a significant
relation between the sleep quality and severity of AV, with Chi Square test obtained p
value = 0.000 (p < 0.05). This study suggested that there is a significant correlation
between sleep quality with AV severity.
Keywords: acne vulgaris, sleep quality, acne vulgaris severity