Abstract :
Kehamilan merupakan peristiwa yang alami, meskipun demikian 15% dari
seluruh kehamilan akan berkembang menjadi komplikasi yang berkaitan dengan
kehamilannya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu antenatal care
selama kehamilan sangat penting, karena antenatal care dapat mendeteksi secara dini
komplikasi kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan
pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care dengan keteraturan kunjungan
antenatal care. Desain pada penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan
cross sectional. Jumlah sampel 76 orang, sampel dilakukan dengan teknik accidental
sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Analisa data dengan chi-square.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari 76 responden mayoritas
sebanyak 47 orang (61,8%) teratur melakukan kunjungan antenatal care, berumur
20-35 tahun yaitu sebesar 36 orang (47,4%), belum memiliki anak 35 orang (46,1%),
berpendidikan sekolah menengah 56 orang (73,7%), Ibu Rumah Tangga yaitu 49
orang (64,5%), berpenghasilan dibawah UMR 41 orang (53,9%), dan berpengetahuan
baik yaitu sebesar 68 orang (89,5%).
Berdasarkan hasil uji statistik, didapat adanya hubungan antara pengetahuan
ibu hamil dengan keteraturan kunjungan antenatal care dengan p=0,048<0,05.
Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan berhubungan dengan keteraturan
kunjungan antenatal care.
Kata kunci : Antenatal care, jumlah kunjungan antenatal care. / Pregnancy is a natural event, though 15% of all pregnancies will develop into
complications related to pregnancy, either directly or indirectly. For that, antenatal
care during pregnancy is very important, because antenatal care can detect early
pregnancy complications. The purpose of this study is to determine the relationship of
knowledge about antenatal care of pregnant women with antenatal care visits
regularity. The design of this research is analytic survey with cross sectional
approach. Total of samples are 76 people, the sample is done with accidental
sampling technique that qualifies the inclusion criteria. Analysis of the data is done
by chi-square.
Based on the research results obtained from the majority of the 76 respondents
as many as 47 people (61.8%) does antenatal care visit regularly, aged 20-35 years 36
people (47.4%), do not have children yet 35 people (46.1% ), educate in high school
56 people (73.7%), housewives are 49 people (64.5%), income below the regional
minimum fee 41 people (53.9%), and has good knowledge 68 people (89.5 %).
Based on the statistical test result, there is a correlation between knowledge of
a pregnant women with regularity of antenatal care visits with p = 0.048 <0.05. The
conclusion of this study is that there is a correlation between knowledge and
regularity of antenatal care visits.
Keyword : Antenatal Care, total of antenatal care visits.