Abstract :
Scabies dalam bahasa indonesia disebut gudik atau kudis adalah penyakit yang
diakibatkan tungau sarcoptes scabies var. hominis. Tungau scabies dapat menular
melalui pemakaian handuk bersama, kasur, pakaian, maupun sabun. Terdapat 4
tanda klinis utama pada scabies yaitu pruritus nokturna atau gatal di malam hari,
menyerang sekelompok orang, kunikulus (terowongan), dan ditemukan tungau
dengan mikroskop pada kerokan kulit. Scabies banyak terjadi di daerah
permukiman yang banyak penduduknya seperti asrama, pesantren, serta panti
asuhan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor (pencahayaan,
kebersihan air, kebersihan tempat tidur, kebersihan pakaian (alat sholat), kebersihan
handuk, penggunaan sabun dan antiseptik, serta kebutuhan nutrisi). Penelitian
dilakukan pada bulan februari - maret 2023, penelitian ini menggunakan desain
kuantitatif dan metode deskriptif analitik dengan jumlah responden 50 orang. Hasil
penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktorfaktor (pencahayaan, kebersihan air, kebersihan pakaian dan alat sholat, kebersihan
handuk, dan penggunaan sabun atau antiseptik) dengan kejadian scabies di pondok
pesantren modern nurul hijrah dengan nilai P value < 0,05. Tidak terdapat hubungan
yang signifikan antara faktor kebersihan tempat tidur dan faktor nutrisi dengan
kejadian scabies di pondok pesantren modern nurul hijrah dengan nilai P value >
0,05. Pada analisis multivariat faktor yang paling dominan terhadap kejadian
scabies yaitu faktor pencahayaan.
Kata Kunci : Scabies, Pruritus, Nokturna, Kunikulus. / Scabies in Indonesian called gudik or kudis is a disease caused by mites sarcoptes
scabies var. hominis. Scabies mites can be transmitted through the use of shared
towels, mattresses, clothes, or soap. There are 4 main clinical signs of scabies,
namely pruritus nocturna or itching at night, attacking groups of people, cuniculus
(tunnels), and mites found with microscope on skin scrapings. Scabies occurs a lot
in residential areas with many residents such as dormitories, Islamic boarding
schools, and orphanages. The purpose of the study was to identify the factors (Sun,
water hygiene, bed hygiene, clothing hygiene (prayer tools), towel hygiene, use of
soap and antiseptics, and nutritional needs). The study was conducted in February
- March 2023, this study used quantitative design with analytical descriptive
methods with a total of 50 respondents. The results of the study found that there
was a significant relationship between factors (lighting, water hygiene, cleanliness
of clothes and prayer tools, cleanliness of towels, and the use of soap or antiseptics)
with the incidence of scabies in modern Islamic boarding schools Nurul Hijrah
with a P value of < 0.05. There was no significant relationship between bed hygiene
factors and nutritional factors with the incidence of scabies in Nurul Hijrah Modern
Islamic Boarding School with a P value of > 0.05. In multivariate analysis, the
most dominant factor in the incidence of scabies is the sun factor.
Keywords: Scabies, Pruritus, Nocturna, Cuniculus.