Abstract :
Latar Belakang: Status gizi merupakan indikator penting tumbuh kembang dan kesehatan
anak. Status gizi yang baik pada anak akan berkontribusi terhadap kesehatan dan
kemampuannya dalam proses pemulihan dari suatu penyakit.
1 Tujuan: penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku pemberian MP-ASI terhadap
status gizi bayi usia 6-24 bulan di Posyandu Cendana 1 dan Cendana 2 Cawang Jakarta
Timur bulan November tahun 2019. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan
deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada waktu yang
sama dengan menetapkan populasi dan sampel. Populasi penelitian ini adalah semua
ibu yang memiliki anak berusia berusia 6-24 bulan yang datang ke posyandu Cendana
1 dan Cendana 2 di RW 011 Cawang Jakarta Timur bulan November tahun 2019.
Teknik sampel yang dipakai pada penelitian ini adalah non random sampling, dengan
metode accidental sampling. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan antara
pengetahuan, sikap, dan praktik/tindakan dengan status gizi baik bayi usia 6-24 bulan
di Posyandu Cendana 1 dan Cendana 2 Cawang Jakarta Timur, analisis dengan hasil
chi-square p = 0.000 (p = <0,05). Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan,
Terdapat hubungan antara perilaku pemberian MP-ASI terhadap status gizi baik bayi
usia 6-24 bulan di posyandu Cendana 1 dan Cendana 2 Cawang Jakarta Timur.
Kata kunci: Perilaku pemberian MP-ASI, status gizi bayi usia 6-24 bulan, asupan gizi. / Background: Nutritional status is an important indicator of child development and
health. Good nutritional status in children will contribute to their health and ability in
the process of recovery from an illness.1 Objective: this study aims to determine the
relationship between the behavior of MP-ASI feeding on the nutritional status of
infants aged 6-24 months in Cendana 1 and Cendana 2 Cawang East Jakarta in
November 2019. Method: This type of research uses descriptive analytic with cross
sectional approach conducted at the same time by determining population and sample.
The study population was all mothers with children aged 6-24 months who came to the
Posyandu Cendana 1 and Cendana 2 at RW 011 Cawang, East Jakarta. The sample
technique used in this study is non random sampling, with accidental sampling method.
Results: there is a significant relationship between knowledge, attitude, and practice /
actions with the nutritional status of infants aged 6-24 months in posyandu cendana 1
and sandalwood 2 east Jakarta cawang, analysis with chi-square results p = 0,000 (p =
<0, 05). Conclusion: In this study it was found, there was a relationship between the
behavior of giving MP-ASI to the nutritional status of infants aged 6-24 months in
Posyandu Cendana 1 and Cendana 2 Cawang East Jakarta.
Keywords: Behavior of giving MP-ASI, nutritional status of infants aged 6-24 months,
nutritional intake.