Abstract :
Masa balita adalah masa yang sangat penting bagi seorang anak karena pada masa ini
perkembangan dan pertumbuhan sangat pesat dan sangat menentukan kehidupan di masa depan.
Bila terjadi gangguan khususnya masalah gizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, anak akan
mengalami stunting. Menurut Kemenkes, angka kejadian stunting di Indonesia pada tahun 2019
adalah 27,67%. Angka ini menurun dari tahun 2018 yaitu 30,8%. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan antara faktor gizi spesifik dengan kejadian stunting di Puskesmas
Curug dengan menggunakan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data adalah dengan
menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Hasilnya adalah adanya hubungan yang
signifikan antara beberapa faktor, yaitu konsumsi tablet fe selama kehamilan, pengetahuan ibu
tentang ASI, pemberian obat cacing pada anak, dan pengetahuan tentang kadarzi. Sementara
riwayat penyakit infeksi dan pendidikan ibu tidak ada hubungan. Faktor yang mempunyai
hubungan yang paling bermakna yaitu konsumsi tablet fe selama kehamilan dengan nilai korelasi
0,825 yang berarti hubungannya sangat kuat dan searah.
Kata kunci: stunting, faktor gizi spesifik, kadarzi, pengetahuan tentang ASI, tingkat pendidikan
ibu, konsumsi tablet fe, pemberian obat cacing, riwayat penyakit infeksi. / Toddler period is an important for child because in this period, growth and development is very
fast and very decisive for their future. If a disturbance occurs, especially in First 1000 Day of Life,
the child will got stunting. According to The Ministry of Health, the prevalence of stunting in
Indonesia at 2019 is 26,67%. This number is decreasing from 2018 that is 30,8%. The aim of this
research is to know the relation between spesific nutrition factor with stunting occurence is
Puskesmas Curug using cross-sectional design. Data collection techniques are using
questionnaires and anthropometric measurements. The result is a significant relationship between
several factors, namely consumption of Fe tablets during pregnancy, maternal knowledge about
breastfeeding, administration of worm medicine in children, and knowledge of Nutrionally Aware
Family (Kadarzi). While a history of infectious diseases and maternal education there is no
relationship. Factor that have the most meaningful relationship is the consumption of Fe tablets
during pregnancy with a correlation value is 0.825 which means the relationship is very strong
and unidirectional.
Keywords: stunting, spesific nutrtion factors, Nutrionally aware Family (kadarzi), maternal
knowledge about breastfeeding, maternal education, consumption of Fe tablets during pregnancy,
administration of worm medicine in children, history of infectious diseases.