Abstract :
Bayi berat lahir rendah (BBLR) berkontribusi terhadap kematian neonatal sebesar
60%-80%. Prevalensi bayi dengan berat lahir rendah di Indonesia tahun 2013 adalah
10,2 %. Di Provinsi Jawa Tengah tercatat prevalensi kejadian bayi dengan berat lahir
rendah adalah 4,42%. Walaupun tidak termasuk dalam sepuluh besar , Kabupaten
Semarang memiliki prevalensi kejadian bayi berat lahir rendah yang cukup tinggi
yaitu sebesar 4,45%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran angka
kejadian bayi berat lahir rendah terhadap faktor maternal di RSUD Ungaran,
Kabupaten Semarang periode Januari 2017- Oktober 2018. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan uji analisis
univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa angka kejadian bayi
berat lahir rendah di RSUD Ungaran disebabkan oleh faktor maternal seperti
pemberian gizi yang tidak baik selama kehamilan, tingkat pendidikan ibu yang
rendah, status ekonomi yang rendah, dan kadar Hb yang rendah menyebabkan ibu
hamil menderita anemia. Untuk mengatasi masalah BBLR di RSUD Ungaran perlu
dilakukan penyuluhan /sosialisasi tentang bayi berat lahir rendah agar ibu dapat
mengantisipasi kehamilan sejak dini.
Kata kunci : BBLR, Faktor Maternal, Prevalensi. / The Incidence of Low Birth Weight towards Maternal Factors in RSUD
Ungaran, Regency of Semarang period of January 2017- October 2018
LBW contributes to neonatal mortality by 60%-80%. The prevalence of low birth
weight infants in Indonesia in 2013 was 10.8%. In Central Java province the
prevalence of infants with low birth weight was recorded at 4.42%. Although it is not
included in the top 10, Regency of Semarang has a high prevalence of low birth
weight infants, which is 4.45%. The purpose of this study was to describe the
incidence of low birth weight infants towards maternal factors in RSUD ungaran,
Regency of Semarang, in period of January 2017 - October 2018. This study was a
descriptive analytic study with univariat and bivariat analysis. This study showed the
incidence of low birth weight infants in RSUD Ungaran caused by maternal factors
such as poor nutrition during pregnancy, low education level, low socioeconomics
status, and low Hb level causing anemia to pregnant women. To solve the LBW
problem in RSUD Ungaran we have to do a socialization/counseling towards low
birth weight infants so mothers can anticipate pregnancy since early stage.
Keywords : LBW, Maternal Factors, Prevalence.