Abstract :
Bentuk evaluasi beragam, intinya adalah upaya membuat keputusan berdasarkan
proses mengukur atau menilai, dalam hal ini kegiatan belajar. Selain ujian akhir, tes
pra dan pasca dan kuis berulang adalah salah satu bentuk evaluasi dan merupakan
metode yang baik untuk mendorong siswa meningkatkan porsi pembelajaran. Pra dan
pasca tes dan kuis berulang juga membantu siswa memahami konteks dan isi
pembelajaran. Banyak data penelitian tentang proses evaluasi pembelajaran telah
dipublikasikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi proses hasil evaluasi selama proses
(skor pra dan pasca tes dan kuis berulang) untuk siswa tahun pertama semester kedua
di kursus Parasitologi di fakultas kedokteran X; Selain itu, ia juga ingin mengetahui
apakah hasil atau nilai dari pra dan pasca tes serta kuis berulang dapat digunakan
untuk memprediksi nilai akhir (evaluasi pada akhir proses).
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif sederhana, studi pendahuluan dengan
metode cross sectional pada hasil data pra dan pasca tes serta kuis berulang dari
Departemen X dan prediksi pada nilai akhir.
Rentang usia siswa dalam penelitian ini adalah 18-21 tahun dengan mayoritas berusia
18 tahun dan usia rata-rata 18,36 tahun. Ini juga khas untuk rata-rata siswa tahun
kedua. Distribusi usia yang terdistribusi secara merata sebenarnya merupakan faktor
yang menguntungkan bagi para manajer pendidikan, dalam hal ini Fakultas
Kedokteran, karena perbedaan usia tidak jauh; dan kemungkinan perbedaan usia
emosional-kronologis dapat lebih dikendalikan.
Dalam hal gender atau gender, ada rentang dan pola yang berbeda dalam mencapai
nilai dalam kelompok siswa dan mahasiswa. Data penelitian menemukan bahwa
dalam istilah sederhana dapat dikatakan bahwa siswa memiliki distribusi nilai yang
lebih merata sementara pencapaian nilai siswa lebih beragam. Jika dilihat secara
individual, nilai tertinggi diperoleh oleh satu siswa (nilai 100 pada ujian akhir) tetapi
nilai terendah juga dicapai oleh kelompok siswa perempuan. Selain itu, dalam hal
kuantitas, persentase tingkat kelulusan untuk siswa perempuan (120/123 = 97,56%)
lebih tinggi daripada untuk siswa (47/51 = 92,15%) dengan skor rata-rata juga lebih
tinggi pada kelompok siswa perempuan (77,41 ) dibandingkan dengan 76,12 untuk
kelompok siswa. Secara statistik, tidak ada perbedaan signifikan berdasarkan jenis
kelamin. Uji statistik Pearson Chi-square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan
antara jenis kelamin (siswa atau mahasiswa) terhadap prestasi siswa (p = 0,724).
Temuan data ini menarik dan memberikan celah bagi peneliti lain untuk
mengeksplorasi lebih lanjut tentang apakah ada juga pengaruh gender untuk kursus
atau subjek yang berbagi lebih banyak kegiatan psikomotorik. Selain itu, kelemahan
dari penelitian ini adalah bahwa ia tidak dapat mengeksplorasi lebih lanjut perbedaan
dalam kemampuan untuk merespon berdasarkan jenis kelamin karena perangkat atau
data tidak tersedia. / The form of evaluation is diverse, the point is the effort to make decisions based on
the process of measuring or assessing, in this case a learning activity. In addition to
the final exam, pre- and post-tests and repeated quizzes are one form of evaluation
and are a good method to encourage students to increase the portion of learning. Preand post-tests and repeated quizzes also help students understand the context and
content of learning. Many research data on the learning evaluation process have been
published.
This study aims to characterize the process of evaluation results during the process
(pre- and post-test scores and repeated quizzes) for the first year students of the
second semester at the Parasitology course in medical faculty X; In addition, it also
wants to know whether the results or values of pre- and post-test as well as repeated
quizzes can be used to predict the final value (evaluation at the end of the process).
This research is a simple descriptive study, a preliminary study with a cross sectional
method on the results of pre- and post-test data as well as repeated quizzes of
Department X and its predictions on the final value.
The age range of students in this study was 18-21 years with the majority being 18
years old and the average age of 18.36 years. This is also typical for the average
second-year student. The age distribution that is evenly distributed is actually a
favorable factor for managers of education, in this case the Faculty of Medicine,
because the age difference is not far away; and the possibility of emotionalchronological age differences can be more controlled.
In terms of gender or gender, there are different ranges and patterns in achieving
values in groups of students and college students. The research data found that in
simple terms it can be said that students have a more even distribution of values while
the achievement of student grades is more diverse. If viewed individually, the highest
score is obtained by one stude