Abstract :
Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah yang membawa
oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Risiko anemia
meningkat pada pasien dengan penyakit ginjal kronis dan diperkirakan anemia
terdapat pada 80 -90% pada pasien gagal ginjal kronis. ESA saat ini masih menjadi
lini pertama dalam pengobatan anemia pada gagal ginjal kronis Penelitian ini
dilakukan untuk menganalisis penggunaan ESA pada pasien gagal ginjal kronis
dengan komplikasi anemia yang menajalani terapi hemodialisis di RSU UKI pada
tahun 2018.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan jumlah populasi 87
pasien dan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 71
pasien. Semua informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini didapatkan dari rekam
medis pasien. Data karakteristik pasien diolah dengan menggunakan metode
descriptive. Data hemoglobin sebelum dan sesudah menggunakan ESA dianalisis
dengan uji Paired t Test untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian ESA.
Sebagian besar pasien berjenis kelamin laki ? laki sebanyak 45 (51,7%)
pasien. Usia pasien yang terbanyak terdapat pada rentang usia 51 ? 57 tahun
sebanyak 32 (36,8%) pasien. Sebagian besar pasien menempuh pendidikan terakhir
sekolah menengah atas (60,9%) dan pekerjaan yang paling banyak adalah ibu rumah
tangga (33,3%). Terdapat 4 merek dagang ESA yang digunakan dengan yang
tersering digunakan yaitu hemapo (36,6%). Rata ? rata hemoglobin sebelum
menggunakan terapi adalah 8,8 ± 1,2 g/dl dan sesudah menjalani terapi adalah 9,2 ±
1,3 g/dl. Uji Paired t Test untuk data sebelum dan sesudah menggunakan ESA
didapatkan hasil P= 0,001.
Kata Kunci : Anemia, Erythropoietin Stimulating Agents, Gagal Ginjal Kronis,
Hemodialisis. / Anemia is a condition in which the number of red blood cells that carrying
oxygen insufficient to fulfill body physiologic necessary. The risk of anemia is
increased in patients with chronic kidney disease and anemia is estimated at 80-90%
in patients with chronic kidney failure. ESA is still the first line in the treatment of
anemia in chronic kidney failure. This study was done to find out the representation
of ESA user?s in patients in chronic kidney failure with complication of anemia
undergoing hemodialysis therapy at UKI general hospital in 2018.
This research used correlational design with the number of population was 87
patients and the number of sample that meet the inclusion and exclusion criteria was
71 patients. All information needed in this research was obtained from patient?s
medical record. Patient characteristics data was processed using descriptive
methods. Haemoglobin data before and after using ESA were analyzed by Paired t
Test to find out the effect of ESA utilization
Most of the patients were male 45 (51,7%) patient, the most patients was in
range 51 ? 57 years old 32 (36,8%) patients.The majority of patients took senior high
school education (60,9%) and the most jobs were housewives (33,3%). There are 4
trade names of ESA used and the most commonly used is hemapo ( 36,6 % ). The
average hemoglobin before using therapy was 8.8 ± 1.2 g / dl and after undergoing
therapy was 9.2 ± 1.3 g / dl. Paired t Test for data before and after using ESA
obatined the results of P = 0,001.
Keywords : Anemia, Erythropoietin Stimulating Agents, Hemodialysis, Kidney
Renal Failure.