Abstract :
Tesis ini membahas tentang evaluasi penerapan kurikulum sekolah minggu
usia 10-12 tahun pada perkembangan karakter anak di GKPA Simangumban,
penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat pemahaman guru sekolah
minggu terhadap strategi pengajaran yang efektif untuk perkembangan karakter
anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
dengan pendekatan studi kasus dan tehnik pengumpulan data observasi,
wawancara, survei terhadap anak sekolah minggu, orang tua dan guru sekolah
minggu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi penerapan kurikulum sekolah
minggu usia 10-12 tahun pada perkembangan karakter anak di gereja GKPA
Simangumban belum memberikan dampak positif terhadap penerapan kurikulum
sekolah minggu, seperti metode yang digunakan monoton sehingga anak-anak
sekolah minggu tidak berminat ibadah sekolah minggu, guru sekolah minggu
mengalami kesulitan memahami teks Alkitab, guru sekolah minggu tidak pernah
melakukan evaluasi terhadap kurikulum yang diajarkan kepada anak sekolah
minggu, masih menemukan anak sekolah minggu yang tidak berempati, dan anak
sekolah minggu di gereja GKPA masih banyak ditemukan tidak jujur karena
masih digunakan uang persembahan untuk jajan.
Penelitian ini memberikan pandangan bahwa upaya pelaksanaan evaluasi
kurikulum sekolah minggu usia 10-12 tahun pada perkembangan karakter anak di
gereja GKPA Simangumban belum maksimal. Karena itu guru sekolah minggu
perlu melakukan evaluasi terhadap penerapan kurikulum sekolah minggu untuk
x
Universitas Kristen Indonesia
mengukur sejauhmana mereka memahami tujuan evaluasi tersebut pada
perkembangan karakter anak usia 10-12 tahun, evaluasi penerapan kurikulum
sekolah minggu memiliki tujuan utama untuk memperbaiki kinerja atau
kreativitas guru sekolah minggu. Guru sekolah minggu menghadapi tantangan
dalam menerapakan kurikulum, termasuk keterbatasan pengetahuan dan sarana
prasarana. / This thesis discusses the evaluation of the implementation of the Sunday
school curriculum for ages 10-12 years on the character development of children
at GKPA Simangumban. This research aims to understand the level of
understanding of Sunday school teacher regarding effective teaching strategies
for children?s character development. The method used in this research is a
qualitive method with a case study approach and data collection teachiques of
obsevation, interview, survei, of Sunday school children, parents and Sunday
school teachers.
The results of the research show that the evaluation implementation of the
Sunday school curriculum aged 10-12 years on the development of children;s
character at the GKPA Simangumban church has not had a positive impact on the
implementation of the Sunday school curriculum, such as the method used is
monotonous so that Sunday school have difficulty understanding the bible text,
Sunday school teachers never evaluate the curriculum taught to Sunday school
children, they still find Sunday school children who are not empathetic, and many
Sunday school chidren at GKPA churches are still found to be dishonest because
the stil use offering money, for snacks.
This research provides the view that efforts to evaluate the Sunday school
curriculum for ages 10-12 years on the character development of children at the
GKPA Simangumban church have not been optimal. Therefore, Sunday school teachers need to carry out an evaluation of the implementation of the Sunday
school curriculum to measure the extent to which they understand the purpuse of
the evaluation in the character development of children aged 10-12 years.
Evaluation of the implementation of the Sunday school teachers. Sunday school
teachers face challenges in implementing the curriculum, including limited
knowledge and infrastructure.