Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Ngasu, Natashya Phillipa Nanda
Subject
MEDICINE
Datestamp
2024-09-24 04:52:59
Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi ikan
olahan terhadap kejadian hipertensi di desa pesisir Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende
Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan
cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah penduduk desa pesisir Kecamatan Nangapanda
yang berusia angkatan kerja. Sampel penelitian berjumlah 98 orang dengan teknik
proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan SPSS. Analisis
univariat menggunakan analisis deskriptif. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square.
Analisis regresi logistik menggunakan uji wald. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian
besar responden yaitu 48 orang mengkonsumsi ikan asap dengan kategori kadang (1-2 kali/
minggu), 89.6% diantaranya mengalami hipertensi dan 10.4% lainnya tidak mengalami
hipertensi. Sebagian besar responden yaitu 38 orang mengkonsumsi ikan asin dengan kategori
sering (3-6 kali/ minggu), 94.7% mengalami hipertensi dan 3% lainnya tidak mengalami
hipertensi. Ada hubungan konsumsi ikan olahan dalam hal ini ikan asin dan ikan asap dengan
kejadian hipertensi di desa pesisir Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende Provinsi Nusa
Tenggara Timur (p-value 0.000) < (?= 0.05). Kesimpulan: Ada hubungan antara konsumsi ikan
olahan dengan kejadian hipertensi di desa pesisir Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende
Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kata kunci: Hipertensi, pesisir, ikan olahan, ikan asin, ikan asap. / The purpose of this study is to determine the relationship of consumption habits of
processed fish to the incidence of hypertension in the coastal village Nangapanda District Ende
Province East Nusa Tenggara Province. This study is a correlation study with cross-sectional
approach. The population of this study is the inhabitants of the coastal villages of Nangapanda
District who are in the labor force. The sample of this research is 98 people with proportionate
stratified random sampling technique. Data analysis using SPSS. Univariate analysis using
descriptive analysis. Bivariate analysis using chi-square test. Logistic regression analysis
using wald test. The results showed that most of the respondents were 48 people consumed
smoked fish with category sometimes (1-2 times / week), 89.6% of them had hypertension and
10.4% did not have hypertension. Most of the respondents were 38 people consumed salted
fish with a frequent category (3-6 times / week), 94.7% had hypertension and 3% others did
not have hypertension. There is a correlation between consumption of processed fish in this
case salted fish and smoked fish with incidence of hypertension in coastal village Nangapanda
District Ende Regency East Nusa Tenggara Province (p-value 0.000) <(? = 0.05). Conclusion:
There is correlation between consumption of processed fish with incidence of hypertension in
coastal village Nangapanda District Ende Regency East Nusa Tenggara Province.
Keywords: Hypertension, coastal, processed fish, salted fish, smoked fish