DETAIL DOCUMENT
Aborsi Akibat Pemerkosaan Ditinjau dari Undang - Undang RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Sitaniapessy, Natalia
Subject
LAW 
Datestamp
2024-09-05 03:08:11 
Abstract :
Masalah dalam kehidupannya manusia hampir selalu terjadi hubungan hukum. Hal ini disebabkan pada dasarnya manusia mempunyai hasrat untuk hidup teratur, akan tetapi keteraturan bagi seseorang belum tentu teratur bagi orang lain. Oleh sebab itu diperlukan kaedah-kaedah yang mengatur kehidupan manusia, agar kepentingannya tidak berbenturan atau bertentangan dengan individu dan masyarakat yang lain. Salah satu masalah yang diatur dalam KUHP yang berlaku di Indonesia adalah masalah aborsi, dan saat ini telah diatur lebih lanjut dalam undang-undang kesehatan nomor 36 tahun 2009. Metode Penelitian yang di gunakan adalah penelitian Yuridis Normatif di mana Penulissan Menganalisis dan Mengambarkan Penerapan Undang-Undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Status Hukum Pelaku Aborsi Akibat Pemerkosaan. Hasil yang di peroleh Penulis dari Penelitian ini antara lain : (1) penerapan dari UU No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan sendiri belum di terapkan dengan baik karna masi banyaknya Khusus Aborsi yang di lakukan oleh Masyarakat Khususnya kalangan muda (2) dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa secara prinsipil materi hukum aborsi bagi korban perkosaan yang diatur dalam UU No. 36 Tahun tentang Kesehatan. / Problems in human life almost always involve legal relations. This is because humans basically have a desire to live orderly, but order for one person is not necessarily orderly for another. Therefore, rules are needed to regulate human life, so that their interests do not clash or conflict with other individuals and society. One of the problems regulated in the Criminal Code in force in Indonesia is the problem of abortion, and is currently further regulated in the health law number 36 of 2009. The research method used is Normative Juridical research in which the Author Analyzes and Describes the Application of Law of the Republic of Indonesia No. 36 of 2009 concerning Health and the Legal Status of Abortion Perpetrators Due to Rape. The results obtained by the Author from this research include: (1) the application of Law No. 36 of 2009 concerning health itself has not been implemented properly because there are still many abortions carried out by the community, especially young people (2) in Law Number 36 of 2009. The results of this study show that in principle the legal material on abortion for rape victims is regulated in Law Number 36 of 2009 concerning Health. 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia