Abstract :
Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen pada manusia, infeksi dari S.aureus
tampak sebagai jerawat, luka bernanah, infeksi folikel rambut atau abses. Umbi gadung
merupakan umbi yang mengandung komponen bioaktif seperti alkaloid, flavonoid,
yang bermanfaat sebagai antibiotik, anti jamur, dan anti inflamasi. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian studi eksperimental secara in vitro dengan metode
difusi menggunakan media Mueller Hinton Agar (MHA) dan mengukur zona hambat
yang terbentuk dalam satuan millimeter. Konsentrasi umbi gadung yang digunakan
adalah 5%, 10%, 20% serta kontrol positif menggunakan disk antibiotik kloramfenikol.
Hasil uji menunjukkan adanya zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri
Staphylococcus aureus. / Staphylococcus aureus is a pathogenic bacterium in humans, infection from S. aureus
appears as acne, festering sores, infection of hair follicles or abscesses. Gadung tubers
are tubers that contain bioactive components such as alkaloids, flavonoids, which are
useful as antibiotics, antifungal, and anti-inflammatory. This study used an
experimental study design in vitro with the diffusion method using MHA media and
measured inhibition zones formed in millimeters. The concentration of gadung tubers
used was 5%, 10%, 20% and positive control using the chloramphenicol antibiotic
disk. The test results showed an inhibitory zone on the growth of Staphylococcus