Abstract :
Latar Belakang: Tangan merupakan jalur utama penularan kuman. Jika seseorang
sudah terpapar kuman maka berpotensi dalam pembentukan spora patogen di dalam
tubuh. Kegiatan mencuci tangan sangat penting dilakukan karena tangan paling
sering berhubungan langsung dengan mulut. Ibu merupakan sasaran utama dalam
program pemerintah dalam perubahan perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS),
terutama ibu yang memiliki balita. Peran ibu sebagai pengasuh terdekat dengan
anak terutama dalam hal mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktivitas.
Tujuan: Untuk mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan, sikap dan tindakan
mencuci tangan pada ibu anggota posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Saragih, Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2021. Metode: Penelitian deskriptif
dengan desain cross sectional di wilayah kerja UPTD Puskesmas Saragih,
Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2021 pada bulan Maret 2021 yang melibatkan
76 orang responden penelitian. Data penelitian diperoleh dari kuesioner. Hasil:
Mayoritas ibu anggota posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Saragih
Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki pengetahuan mencuci tangan yang termasuk
dalam kategori baik. Mayoritas ibu anggota posyandu di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Saragih Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki sikap mencuci tangan
yang termasuk dalam kategori buruk. Mayoritas ibu anggota posyandu di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Saragih Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki tindakan
mencuci tangan yang termasuk dalam kategori baik. Kesimpulan: Ibu anggota
posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Saragih Kabupaten Tapanuli Tengah
memiliki pengetahuan dan tindakan mencuci tangan yang termasuk dalam kategori
baik, tetapi memiliki sikap mencuci tangan yang termasuk dalam kategori buruk.
Kata Kunci: Cuci tangan; Ibu anggota posyandu; Tingkat pengetahuan;
Sikap; Tindakan. / Background: Hands are the main route of transmission of germs. If a person has
been exposed to germs, it has the potential to form pathogenic spores in the body.
Washing hands is very important because the hands are most often in direct contact
with the mouth. Mothers are the main target in government programs in changing
the behavior of washing hands with soap (CTPS), especially mothers who have
toddlers. The role of the mother as the closest caregiver to the child, especially in
terms of washing hands with soap after doing activities. Purpose: This is to
determine the frequency distribution of knowledge, attitudes and actions of washing
hands among mothers of posyandu members in the work area of the Saragih
Community Health Center UPTD, Central Tapanuli Regency. Methods:
Descriptive research with cross sectional design in the work area of the Saragih
Health Center UPTD, Central Tapanuli Regency in March 2021 involving 76
research respondents. The research data were obtained from a questionnaire.
Results: The majority of women who are members of the posyandu in the working
area of the Saragih Puskesmas, Tapanuli Tengah District, have knowledge of hand
washing which is in the good category. The majority of mothers who are members
of the posyandu in the work area of the Saragih Puskesmas, Tapanuli Tengah
District, have an attitude of washing hands which is in the bad category. The
majority of mothers who are members of the posyandu in the working area of the
Saragih Puskesmas, Tapanuli Tengah District, have hand washing actions that fall
into the good category. Conclusion: Female posyandu members in the work area
of the Saragih Community Health Center UPTD, Central Tapanuli District have
knowledge and actions of washing hands which are in the good category, but have
the attitude of washing hands which is in the bad category.
Keywords: hand-washing; Mother posyandu member; Knowledge; Attitude;
Action