DETAIL DOCUMENT
Hubungan Bermain Sepak Bola dengan Kejadian Genu Varum di SMAN 2 Amlapura Bali
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Suardiyanti, Putu Novi
Subject
MEDICINE 
Datestamp
2024-11-06 08:40:24 
Abstract :
Genu varum fisiologis biasanya terjadi pada anak di tahun pertama kehidupan bahkan hingga usia dua tahun atau lebih.3,4 Namun beberapa etiologi dan faktor resiko dapat berpengaruh terhadap kejadian genu varum khususnya pada usia remaja.4,6 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bermain sepak bola dengan kejadian genu varum di SMAN 2 Amlapura Bali. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik korelasional dengan menggunakan data primer dari hasil pengukuran angulasi lutut dan penyebaran kuesioner. Dari hasil pengolahan data didapatkan adanya hubungan antara bermain sepak bola dengan kejadian genu varum. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan antara variabel bermain sepak bola dan variabel genu varum adalah 31,4% yang artinya hubungan antara kedua variabel tersebut dalam kategori kuat. Nilai signifikan yang kurang dari nilai probabilitas 0,05 menunjukkan bahwa bermain sepak bola secara simultan berpengaruh terhadap kejadian genu varum. Terakhir dijelaskan bahwa setiap penambahan aktifitas bermain sepak bola sebesar 1%, akan meningkatkan kejadian genu varum sebesar 0,061%. Kata kunci: Genu varum, derajat genu varum, sepak bola. / Physiological genu varum usually occurs in children in the first year of their life even up to the age of two or more.3,4 However, some etiologies and risk factors may affect the genu varum occurrence, especially in adolescence.4,6 This study aims to determine the relationship between playing soccer and genu varum incidences in SMAN 2 Amlapura Bali. This research is an observational and correlation analytics research using the primary data obtained from knee angulation measurement and questionnaire distribution. From the result of data processing found the relationship between playing soccer and genu varum incidences. The correlation coefficient value obtained between the variables of playing soccer and genu varum variable is 31.4% which means the relationship between the two variables is in the strong category. The significant value less than a probability value of 0.05 indicates that playing soccer simultaneously affects the genu varum occurrence. Lastly it is explained that each addition of soccer playing activity of 1% will increase the incidence of genu varum by 0.061%. Keywords: genu varum, genu varum degree, soccer. 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia