Abstract :
Dewasa ini penggunaan alat komunikasi sudah mencapai skala yang sangat luas. Di
Indonesia sendiri berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun
2018 setidaknya 62% dari penduduk Indonesia mempunyai telepon selular atau
handphone dan 20% memiliki komputer. Selain smartphone dan komputer, TV
juga masih menjadi pilihian masyarakat Indonesia dengan 57% rumah tangga
memiliki televisi meskipun jumlah penontonnya terus turun dalam 1 dekade
terakhir. Pada populasi orang dewasa, menurut penelitian yang dilakukan oleh
Zickuhr, pada tahun 2011 rata ? rata orang dewasa di Amerika Serikat
menghabiskan waktu 7-10 jam dalam sehari untuk menggunakan alat komunikasi
dengan penggunaan terlama ada pada populasi dewasa muda (usia 18-35 tahun) dan
berkurang seiring bertambahnya umur. Dengan perkembangan alat komunikasi
berbasis komputer yang terjadi sekarang ini meningkatkan kemungkinan kita untuk
melihat layar yang memancarkan cahaya biru untuk waktu yang lama. Penelitian
mengenai efek polusi cahaya biru/blue light banyak menjadi perhatian terutama
dalam 5 tahun terakhir, hal ini disebabkan karena efeknya pada kualitas tidur dan
kesehatan mata Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif analitik noneksperimen dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan
pedekatan retrospektif karena jenis data yang digunakan adalah data primer yang
dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden secara
daring melalui media sosial. Berdasarkan rumus Slovin, pada penelitian ini
diperoleh sampel sebanyak 133 responden. Hasil penelitian menunjukkan korelasi
yang singnifikan antara lama penggunaan alat komunikasi yang memancarkan
cahaya biru dengan kualitas tidur (P = 0.000) dan menunjukkan keeratan hubungan
sedang (r = 0.425) dengan pola positif. / In this day and age communication device usage already reached unprecedented
level. Based on data provided by Badan Pusat Statistik (BPS) by 2018 at least 62%
Indonesian have a cellphone or a smartphone and 20% have a computer. Besides
smartphone and computer, many Indonesian choose television (TV) as their
resource of entertainment proven by 57% of Indonesian household have a TV
although the number has been reduced in the past decade. Based on research
conducted by Zickuhr, in 2011 average adults in United States spend 7-10 hours
using their communication device per day with the most usage in young adult
population (18-35 years) and decreasing as the age increase. With recent
development of computer-based communication device, it increased our chances
for spending a lot of time starring at blue light emitting screen. Research about blue
light emission effect has become a major concern, especially in the last 5 years, this
is due its effect on sleep quality and eyes well-being. This research is an analytic
descriptive, non-experiment cross sectional study. The research uses retrospective
approach because the type of data used is primary data collected using a
questionnaire distributed through social media. Based on the Slovin?s formula,
sample needed for this study are 133 respondents. This study shows there is a
significant correlation between blue light emitting communication device usage and
sleep quality (P = 0.000) and showed moderate relation (r = 0.425) with positive
pattern.