Abstract :
Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) pada tahun 2017, secara nasional
prevalensi balita gizi kurang sebanyak 17,8%, khususnya di Kota Depok terdapat
balita gizi kurang sebanyak 7,4% dari 210.155 penduduk yang dilakukan oleh
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2017. Seiring dengan
permasalah tersebut, pemerintah membuat program Pemberian Makanan
Tambahan (PMT) untuk mengatasi permasalahan gizi di Indonesia. Untuk itu
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian makanan tambahan
terhadap perbaikan status gizi anak balita gizi kurang di Posyandu Anyelir
Kelurahan Pancoranmas Depok dengan desain penelitian cross-sectional.
Pengambilan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya serta melakukan pengukuran antropometri terhadap balita 0 ? 60
bulan. Hasilnya sebanyak 22 dari 33 anak (66,7%) mengalami gizi kurang.
Terdapat hubungan yang bermakna, signifikan, kuat, searah antara perubahan status
gizi balita sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (p=0,004).
Kata Kunci : Pemberian makanan tambahan, balita gizi kurang. / Based on the results of the Nutrition Status Monitoring (PSG) in 2017, nationally
the prevalence of undernourished children under five was 17.8%, especially in
Depok City, there were 7.4% of malnourished children under five out of 210,155
population carried out by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in
2017. Along with these problems, the government created a Supplementary
Feeding Program (PMT) to address nutritional problems in Indonesia. For this
reason, this study aims to determine the relationship between supplementary
feeding and the improvement of the nutritional status of malnourished children under five at the Anyelir Posyandu, Pancoranmas Village, Depok with a crosssectional study design. Collecting data using a questionnaire that has been tested
for validity and reliability as well as anthropometric measurements of toddlers 0-
60 months. As a result, 22 out of 33 children (66.7%) were malnourished. There
was a significant, significant, strong, unidirectional relationship between changes
in the nutritional status of children under five before and after supplementary
feeding (p=0.004).
Keywords: Supplementary food, malnourished toddlers