Abstract :
Berdasarkan penilaian internasional PISA dan TIMSS, menunjukkan hasil
Literasi sains di Indonesia berada dikategori rendah. Menunjukkan adanya
tantangan yang signifikan dalam kualitas Pendidikan. Peneliti menggunakan
metode analisis kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purpove sampling
dengan jumlah 55 mahasiswa. Desain penelitian adalah One Group pretest-posttes,
mahasiswa di uji sebelum dan sesudah penerapan media PLTS. Instrument yang di
gunakan adalah angket dan tes berupa pernyataan pada angket berjumlah 28 soal
pada aspek sikap dan perilaku dan tes berjumlah 20 soal berbentuk pilihan ganda.
Uji hipotesis yang digunakan adalah Paired Sample t-test untuk melihat apakah ada
perbedaan literasi mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Nilai rata
rata hasil literasi mahasiswa pada pretest 36.73< postest 64.45 dan memiliki nilai
N-Gain sebesar 0.43 termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan analisis literasi
pada aspek sikap dan perilaku rata-rata nilai yang dari kedua fakultas FKIP dan FT
adalah 69.04 untuk aspek perilaku rata-rata nilai 89.02. Secara deskriptif, terdapat
perbedaan rata-rata antara nilai pretest dan posttest. Dengan nilai signifikansi
sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan
hipotesis alternatif (Ha) diterima. Ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata
rata antara nilai literasi pretest dan posttest, yang berarti ada pengaruh yang
signifikan terhadap penggunaan media Pembangkit Listrik Tenaga Surya terhadap
peningkatan literasi mahasiswa Universitas Kristen Indonesia.
Kata kunci: Kemampuan literasi, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Energi Baru
Terbarukan. / Based on the international assessment of PISA and TIMSS, it shows that the
results of scientific literacy in Indonesia are in the low category. Showing
significant challenges in the quality of education. The researcher used a
quantitative analysis method with a purposive sampling technique with a total of
55 students. The research design was One Group pretest-posttest, students were
tested before and after the implementation of PLTS media. The instruments used
were questionnaires and tests in the form of statements on the questionnaire totaling
28 questions on the attitude and behavior aspects and tests totaling 20 multiple
choice questions. The hypothesis test used was the Paired Sample t-test to see if
there was a difference in student literacy before and after being given treatment.
The average value of student literacy results in the pretest was 36.73