Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan preform terhadap kualitas
botol CSD berukuran 425 ML ,sehingga didapat settingan parameter pemanasan yang tepat
serta berpengaruh terhadap besar energi yang di butuhkan. Metode yang di gunakan dalam
penelitian ini adalah metode deskriptif dengan mengunakan material bahan baku Preform
PET 22,5 gr clear.Penelitian ini dilakukan pada mesin stretch blow mold tipe S-10 dengan
menggunakan proses pemanasan preform PET 22,5 gr clear dengan settingan temperature
100 ?, 110 ?, dan 120? .
Pemanasan preform dengan menggunakan lampu heating infrared yang berada pada tiap -
tiap heater box dan dapat di kontrol melaluai heating control preform. Pada setingan
temperature yang akan di uji kemudian dilakukan proses blow pada mesin stretch blow
mold dan diambil sampel botol untuk di uji kualitasnya yang mengacu pada standar
perusahaan dan standar botol plastik untuk air minum dalam kemasan ( SNI 19 ? 4370 ?
2004 ). Masing masing heating kontrol yang sudah di setting akan di hitung perbandingan
jumlah energi dan biaya yang di keluarkan.
Dari hasil yang di peroleh untuk settingan temperature preform100 ?, 110 ?, 120 ?
kualitas botol adalah sesuai standar, tetapi jumlah energi yang di keluarkan untuk proses
pemanasan preform berbeda dan diperoleh settingan temperature preform yang paling tepat
adalah pada settingan temperature 100 ? , karena biaya pemakain energi yang dibutuhkan
lebih sedikit dan kualitas tetap terjamin.