Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Simanjuntak, Ivan Ferdinand
Subject
TECHNOLOGY
Datestamp
2024-09-24 03:10:09
Abstract :
Pada zaman ini, segala teknologi mengalami kemajuan yang sangat cepat. Hal
demikian juga terjadi dalam bidang penerbangan. Dalam bidang penerbangan, seiring
dengan kemajuan teknologi, semakin mukhtahir pula teknologi pesawat terbang (tempur
dan komersil). Hal ini juga yang kemudian menjadi alasan penulis untuk meneliti kedua
jenis airfoil, NACA 65410 dan NACA 64A410. Keduanya hampir mirip, hanya saja
memiliki keunggulan dan kelemahan pada sudut serang tertentu. Penulis meneliti
keduanya dan membandingkannya melalui software ANSYS Fluent, kemudian penulis
juga membandingkan apakah teori yang berlaku sejalan atau tidak untuk kedua airfoil ini.
Penulis memasukkan input berupa variabel-variabel seperti kecepatan (300 m/s,
450 m/s, dan 580 m/s), densitas, nilai iterasi dan lain sebagainya. Dari hasil simulasi
fluida didapatkan garis kecepatan, garis gaya, dan kontur tekanan yang ternyata
membuktikan bahwa penelitian yang dilakukan sejalan dengan teori yang berlaku, bahwa
kecepatan di atas sayap lebih besar dari di bawah sayap dan tekanan yang terjadi di atas
sayap lebih kecil dari tekanan di bawah sayap.
Dari hasil penelitian juga sejalan dengan teori bahwa NACA 65410 memiliki gaya
angkat yang baik dari NACA 64A410 di saat sudut serang 0o
dan 13o
di saat posisi
manuver rendah/ menuju mendarat, sedangkan NACA 64A410 memiliki gaya angkat
yang optimal saat posisi manuver tinggi (kristis) --13o
. Tetapi besarnya nilai gaya hambat
yang dihasilkan pada sudut serang yang sama mempengaruhi performansi NACA 65410.
Jika dibandingkan dengan NACA 64A410 yang memiliki nilai gaya hambat yang rendah.
Tekanan dan kecepatan yang dihasilkan oleh NACA 64A410 lebih baik saat posisi
menjelajah, lepas landas atau manuver tinggi akan tetapi pada kecepatan terbang 450 m/s,
NACA 65410 lebih stabil. Sedangkan pada kecepatan yang sama pula NACA 64A410
memiliki kunggulan dalam akselerasi. / In this century, every technology comes improvement fastly. This thing happen
to aviation section. In aviation globalization and improvement of technology pushing the
every single avionic and its instrument become more modern, so made jet plane
(commercial and fighter) more modern too caused effect of globalization. This thing is
writer reason, why writer should made this topic. Writer researching both of NACA
65410 and NACA 64A410 because almost similiar even have efficiency and defficiency
in some various angle of attack also then compared it with software named ANSYS
Fluent, then writer also comparing that theory with simulation fluid dynamic that writer
did.
Writer inputing ?input? some variable like wind speed (300 mps, 450 mps and 580
mps), density, iteration value and anything else same with it. The result of simulation
fluid dynamic that writer did was resulting ?output? like pressure contour, velocity
contour, streamline, drag force-lift force and it coefficient value.
Then from the result can said that simulation fluid dynamic that did was theory is
same way with simulation fluid dynamic was writer did?velocity in upper wing is higher
than lower wing and pressure in upper wing is lower than lower wing?from the result
was concluded that NACA 65410 better than NACA 64A410 in angle of attack 0o
and
13o
on cruise, take off and high manuver position then NACA 64A410 have optimal
lifting force in critical angle of attack -13o
. But, please note that NACA 64A410 have low
drag force and coefficient drag force than NACA 65410. Even in 450 mps, NACA 65410
is more stable than NACA 64A410. But, NACA 64A410 have advantage on acceleration
even on high manuver, cruise and take off position. But, from this we can said that both
is almost same like theory was said before.