Abstract :
Banyak bangunan bertingkat tinggi yang dilengkapi dengan shearwall, salah
satunya adalah gedung ?PKIA ? RSCM?, yang berlokasi di Jl. Diponegoro No. 71
Jakarta Pusat 10430 yang dipilih sebagai studi kasus pada tugas akhir ini. Gedung ini
merupakan gedung bertingkat dengan 13 lantai, yang direncanakan sebagai Pusat
Kesehatan Ibu dan Anak (Rumah sakit) dan merupakan jenis gedung tidak beraturan.
Ada beberapa cara mendasar penyebab suatu kegagalan struktur , penyebab
pertama adalah yang berkaitan dengan kestabilan menyeluruh bangunan, penyebab
kedua adalah yang berkaitan dengan kestabilan hubungan struktur bangunan, serta
penyebab ketiga adalah yang berkaitan dengan kekuatan dan kekakuan dari struktur
tersebut. Mekanisme dasar untuk menjamin adanya kestabilan lateral dapat diperoleh
dengan menggunakan hubungan kaku yang dapat memikul beban lateral. Berdasarkan
tinjaun literatur, apabila suatu gedung semakin tinggi maka respons struktur terhadap
beban lateral sangat penting untuk diperhatikan. Diantaranya untuk memperoleh
kestabilan pada bangunan tersebut maka digunakan shearwall. Shearwall sebagai
unsur pengaku selain balok, kolom, dan pondasi yang direncanakan untuk menahan
gaya lateral pada bangunan bertingkat tinggi.
Respons struktural untuk bangunan bertingkat tinggi juga tidak kalah
pentingnya, tinjaun terhadap gerakan perpindahan dan defleksi yang diakibatkan oleh
efek gaya lateral tersebut. Pada saat gaya lateral tersebut bekerja pada bangunan,
maka akan terjadi perubahan bentuk pada bangunan tersebut akibat dari respons
seismik tersebut. Membesar atau mengecilnya gaya ? gaya akibat fenomena ini, yang
diikuti dengan aksi dari respons seismik yang terjadi, timbulnya gaya ? gaya yang
terjadi didalam struktur bangunan tersebut yaitu seperti gaya ? gaya dalam (Momen,
vi
lintang dan Normal), deformasi, waktu getar alami struktur akibat adanya respons
seismik yang akan diamati pada gedung ?PKIA ? RSCM? ini.
Kata kunci : Shearwall, Respons seismik, gedung PKIA - RSCM. / Many high-rise buildings are equipped with shearwall, one of which is
building "PKIA - RSCM", located on Jl. Diponegoro No.. 71 Jakarta Pusat 10430 is
selected as a case study in this thesis. This building is a high rise building with 13
floors, which is planned as the Maternal and Child Health Centre (Hospital) and a
type of irregular buildings.
There are several ways a fundamental cause of structural failure, the cause of
the first is related to the overall stability of the building, the second cause is related to
the stability of the structure relationships, as well as the third cause is related to the
strength and stiffness of the structure. The basic mechanism for ensuring lateral
stability can be obtained by using a rigid relationship that can bear lateral loads.
Based on the literature tinjaun, if a building higher then the response of structures
against lateral loads is very important to note. Them to obtain the stability of the
building then used shearwall. Shearwall as stiffener elements in addition to beams,
columns, and foundation planned to resist lateral forces on high-rise buildings.
Structural response to high-rise buildings is also important, tinjaun to motion
displacement and deflection caused by the effects of the lateral force. When the
lateral force is working on the building, there will be a change in the form of the
building is a result of the seismic response. Enlarges or shrinks styles - the result of
this phenomenon, which is followed by the action of seismic response that occurs, the
onset of styles - styles that occur in the structure of the building is like the force - the
force (moment, latitude and Normal), deformation, the time structure of the natural
vibration due to the seismic response that would be observed in the building "PKIA -
RSCM" this.