Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Legoh, Kania Pinkan Caroline
Subject
TECHNOLOGY
Datestamp
2024-10-02 08:06:03
Abstract :
Struktur gedung tidak beraturan memiliki resiko timbulnya deformasi atau
keruntuhan yang lebih besar pada saat terjadi pergoyangan struktur akibat gerakan
tanah saat gempa. Maka dari itu penelitian ini akan meninjau bagaimana kinerja
struktur tidak beraturan yang memiliki karakteristik ketidakberaturan vertikal tipe 3,
yaitu ketidakberaturan geometri vertikal yang mengacu pada standar SNI 03-1726-
2012. Struktur akan dianalisis secara statik maupun dinamik, baik analisis respon
spektrum maupun analisis riwayat waktu menggunakan program SAP2000 V14.
Struktur gedung memiliki ketinggian yang sama namun dibedakan berdasarkan
tingkat kekakuan dan gedung dimodelkan dalam 3 model. Parameter yang akan
ditinjau dalam analisis respon seismik ini adalah perioda fundamental (fundamental
period), gaya geser dasar (base shear), dan simpangan antar lantai (drift). Dari hasil
analisis diperoleh bahwa bangunan model (1) merupakan struktur yang paling lemah
dalam menahan gaya gempa tapi juga merupakan struktur yang paling elastis.
Sedangkan bangunan model (3) merupakan struktur yang paling baik dalam menahan
gaya gempa sehingga bangunan tidak mudah mengalami deformasi dan perpindahan.
Kata kunci: analisis statik ekivalen, analisis dinamik respon spektrum, analisis
riwayat waktu, ketidakberaturan vertikal. / Irregular building structures have a risk of deformation or greater collapse during
structural shaking due to ground motion during an earthquake. Therefore this study
will review how the irregular structure performance has the characteristic vertical
irregularities of type 3, namely the irregularity of vertical geometry which refers to
the SNI 03-1726-2012 standard. The structure will be analyzed both statically and
dynamically, both spectrum response analysis and time history analysis using the
SAP2000 V14 program. The building structure has the same height but is
distinguished by the level of stiffness and the building is modeled in 3 models. The
parameters that will be reviewed in this seismic response analysis are the
fundamental period, base shear, and drift. From the results of the analysis it was
found that the model building (1) was the weakest structure in resisting earthquake
forces but also the most elastic structure. While the model building (3) is the best
structure in resisting earthquake forces so that buildings are not easily deformed and
displaced.
Keywords: equivalent static analysis, dynamic analysis of spectrum response, time
history analysis, vertical irregularity.