Abstract :
Letak geografis Indonesia yang di lalui jalur tiga lempengan tektonik dunia yaitu Lempeng IndoAustralia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik sehingga berpotensi gempa bumi hampir di
seluruh titik-titik wilayah Indonesia. Bencana gempa bumi menimbulkan kerusakan pada
bangunan. Ada dua pendekatan yang digunakan untuk memperhitungkan beban gempa yaitu
dengan analisis statik ekivalen dan analisis dinamik (ragam respons spektrum dan ragam riwayat
waktu). Pada gedung bertingkat analisis dinamik diperlukan untuk bangunan tidakberaturan.
Struktur yang ditinjau pada penelitian ini adalah dua bangunan gedung masing-masing 18 lantai
(termasuk 3 lantai basement) dan 15 lantai (tanpa memakai basement). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui respons dinamik gedung ditinjau dari displacement, gaya-gaya dalam dan base
shear dengan metode analisis respons spektrum. Pemodelan dan dan proses perhitungan dilakukan
dengan bantuan program ETABS V.9.7. Perencanaan ketahanan gempa mengacu kepada SNI
1726:2012.
Dari hasil analisis diketahui nilai simpangan lantai maksimum, gaya geser dasar dan gaya-gaya
dalam maksimum pada gedung yang memakai basement lebih besar daripada gedung tanpa
basement. Kedua model gedung juga memenuhi kriteria kinerja batas layan dan batas ultimit
gedung.
Kata kunci : simpangan lantai, gaya geser dasar, respons spektrum, gaya-gaya dalam. / The geographical position of Indonesia that traversed the path the world is three tectonic plates
Indo-Australian Plate, the Eurasian Plate and the Pacific Plate so the potential earthquake in
almost all points of Indonesia. The earthquake caused damage to buildings. Two approaches are
used to calculate the seismic load is the equivalent static analysis and dynamic analysis (spectrum
and a wide range of response time history). In the multi-storey building dynamic analysis is
required for irregular buildings. Structures that are reviewed in this study are two buildings each
of 18 floors (including 3 basement floors) and 15 floors (without a basement). This study aims to
determine the dynamic response of buildings in terms of displacement, internal forces and base
shear response spectrum analysis method. And process modeling and computation is performed
with the aid V.9.7 ETABS program. Planning earthquake resistance refers to the ISO 1726: 2012.
From the analysis of the known value of the maximum deviation of the floor, the base shear force
and maximum forces in the building basement wear larger than a building without a basement.
Both models also building appropriate performance criteria limits of serviceability and ultimate
limit of the building.
Keywords : displacements, base shear, response spectrum, internal forces.