Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Jessica, Virginia Jacklyn
Subject
TECHNOLOGY
Datestamp
2024-10-07 09:58:53
Abstract :
Pada umumnya kerusakan pada struktur ataupun konstruksi jalan biasanya disebabkan
oleh tanah dasar yang mempunyai kembang susut yang tinggi yang sering disebut sebagai
tanah ekspansif. Hal ini dikarenakan terdapat mineral-mineral pada kandungan tanah
yang dapat menyerap air secara ekstrem. Sifat yang menonjol dari tanah ekspansif adalah
daya dukung dan kekuatan gesernya yang sangat rendah dan kekakuannya menurun
drastis pada kondisi basah. Untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh tanah
ekspansif, perlu dilakukan upaya perbaikan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah yang
kurang baik. Upaya yang dilakukan adalah dengan metode stabilisasi tanah. Pada
penelitian ini, stabilisasi tanah lempung ekspansif digunakan pasir dan bahan kimia
semen portland sebagai bahan tambahan. Pemakaian semen akan meningkatkan ikatan
antar partikel tanah dengan pasir sedangkan penambahan pasir dimaksudkan untuk
memanfaatkan gaya gesekan butiran-butiran yang dapat membentuk ikatan dengan
mineral lempung. Kadar pasir yang digunakan dalam pencampuran tanah dibuat
bervariasi dengan kadar semen yang tetap. Penelitian ini menggunakan metode uji
Triaksial tak terkonsolidasi tak terdrainasi. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan,
campuran tanah dengan kadar pasir 20% dan semen 10% mampu meningkatkan kohesi
(c) menjadi 0,28 kg/cm2
dan memiliki sudut geser dalam tanah (?) sebesar 5,8
0
yang
menunjukan peningkatan tegangan geser pada tanah. Maka dapat disimpulkan
penambahan pasir dan semen berpengaruh terhadap kestabilan tanah akibat ikatan yang
kuat antara tanah, pasir dan semen.
Kata kunci: tanah ekspansif, stabilisasi, pasir, kekuatan geser, uji triaksial. / In general, the damage occurred in the structures or the constructions of roads are
usually caused by sub grade that has high shrinkage and expansion that often referred to
as expansive soil. High shrinkage and expansion caused by the minerals contained in the
soil which can absorb water extremely. The dominant characteristics of the expansive
soil are low carrying capacity and very low shear strength and stiffness decreased
dramatically in wet conditions. To reduce the damage caused by expansive soil, need
improvement efforts to improve the bad characteristics. The effort to improve the
expansive soil is by doing soil stabilization. At this research, the stabilization of
expansive clay soil is used the sand and Portland cement as an additive material. The use
of cement will increase the bonds between soil particles with sand while the addition of
sand intended to take advantage of the frictional force granules that can form a bond
with clay minerals. The content of sand used in the mixture of the soil created varies with
fixed cement contents. The research method is unconsolidated undrained test. Based on
the experimental result showed that, the mixture of soil with high sand content of 20%
and 10% of cement can improve the cohesion (c) to 0,28 kg/cm2
and the shear angle (?)
is 5.80 which shows improvement of shear stress on the soil. So we can conclude the
addition of sand and cement affects the stability of the soil due to strong bonds between
soil, sand and cement.
Key words: expansive soil, stabilization, sand, shear strength, triaxial test.