Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Hutapea, Samuel Pandapotan Novelando
Subject
TECHNOLOGY
Datestamp
2024-10-07 09:52:28
Abstract :
Stabilisisasi pada tanah dapat dilakukan dengan alternatif cara mencampurkan
bahan kimia pada tanah yang ingin di stabilisasi. Dalam penelitian ini dilakukan
stabilisasi kimia terhadap tanah lempung ekspansif dengan campuran gypsum.
Gypsum yang digunakan adalah gypsum limbah renovasi di sekitar area
Universitas Kristen Indonesia. Tanah yang digunakan dalam penelitian ini adalah
tanah terganggu disturbed yang diambil dari kawasan proyek Meikarta Cikarang
dan diberikan perlakuan penambahan kadar air optimum dari pengujian
pemadatan agar kondisinya serupa dengan tanah tidak terganggu (undisturbed).
Tanah dicampurkan dengan persentase gypsum 0%, 3%, 5%, 7%, 10% dari berat
tanah kering lalu dilakukan proses pemadatan dari pemadatan diambil sampel
yang selanjutnya akan diuji besar pengembangannya dengan metode free swell
yang telah dimodifikasi. Setelah tanah mengalami pengembangan yang maksimal
maka baru dilakukan pengujian konsolidasi dan ditinjau perubahan nilai koefisien
konsolidasi (Cv) dan indeks pemampatan (Cc). Setelah dilakukan pengujian
konsolidasi maka didapat nilai persentase gypsum efektif pada persentase 6%
dengan nilai koefisien konsolidasi yaitu 0,00036 dan nilai indeks pemampatan
0,75.
Kata kunci : gypsum, tanah lempung ekspansif, konsolidasi, koefisien
kosnolidasi, indeks pemampatan. / Stabilization of the soil can be done by an alternative way of mixing chemicals in
the soil to be stabilized. In this study chemical stabilization of expansive clay with
gypsum mixture was carried out. Gypsum used is renovated waste gypsum around
the area of Indonesian Christian University. The land used in this study is
disturbed soils taken from Cikarang Meikarta project area and given optimum
water content addition treatment from compaction testing so that conditions are
similar to undisturbed soils. The soil is mixed with gypsum percentage of 0%, 3%,
5%, 7%, 10% and then the compaction process is carried out from compaction
samples taken which will then be tested for swelling using the modified free swell
method. After the land experiences maximum swelling, a consolidation test is
carried out and a change in the value of the consolidation coefficient (Cv) and
compression index (Cc) is reviewed. After the consolidation test, the percentage of
effective gypsum is obtained 6% with a consolidation coefficient value of 0.00036
and a compression index value of 0.75.
Keywords : gypsum, expansive clay, consolidation, consolidation coefficient,
compression index.