Abstract :
Diare adalah kondisi dimana seseorang mengalami buang air besar dengan
konsistensi cair sebanyak tiga kali dalam sehari atau lebih. Sampai saat ini diare
masih menjadi penyakit utama kesehatan khususnya pada anak di negara
berkembang, salah satunya di Indonesia. Data dari WHO ( World Health
Organisation) menunjukkan bahwa setiap tahunnya terdapat 1,7 miliar kasus
penyakit diare pada anak, dengan angka kematian sekitar 525.000 pada anak
balita. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang berada di dalam host yang
bekerja di saluran pencernaan dan jika dalam jumlah banyak dapat memberikan
efek keuntungan terhadap kesehatan host. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah terdapat peranan probiotik terhadap diare akut khususnya pada
anak di RSUD Pasar Rebo dengan menggunakan metode deskriptif analitik
pendekatan retrospektif yaitu menggunakan data rekam medis pasien rawat inap
untuk analisis. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 116 sampel yang dibagi
menjadi 2 kelompok penelitian yaitu kelompok pasien yang menggunakan terapi
probiotik + zink sebanyak 68 pasien (58,62%) dan kelompok pasien yang
menggunakan terapi diare standar ( zink) sebanyak 48 pasien (41,38%). Hasil
analisis uji signifikan dengan menggunakan uji Chi-Square memberikan hasil
dimana nilai p >0,05. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa adanya penambahan
probiotik pada terapi diare akut di RSUD Pasar Rebo tidak terdapat perbedaan
yang bermakna dibandingkan dengan pemberian terapi standar diare terhadap
durasi diare atau lama rawat inap pasien.
Kata Kunci : Diare Akut, Zink, Probiotik. / Diarrhea is a condition in which a person experiences bowel movements
with a liquid consistency three times a day or more. Until now, diarrhea is still a
major health disease, especially in children in developing countries, one of which
is in Indonesia. Data from WHO (World Health Organization) shows that each
year there are 1.7 billion cases of diarrhea in children, with a mortality rate of
around 525,000 in children under five. Probiotics are live microorganisms
residing in the host that work in the digestive tract and if in large quantities can
provide beneficial effects on the health of the host. This study aims to determine
whether there is a role for probiotics in acute diarrhea, especially in children at
Pasar Rebo Hospital by using a retrospective analytical descriptive method,
namely using medical record data of inpatients for analysis. The results of the
study were 116 samples were divided into 2 research groups, namely the group of
patients who used probiotic therapy + zinc as many as 68 patients (58.62%) and
the group of patients who used standard diarrhea therapy (zinc) as many as 48
patients (41.38%). . The results of significant test analysis using the Chi-Square
test give results where the p value> 0.05. In this study, it was concluded that the
addition of probiotics in acute diarrhea therapy at Pasar Rebo Hospital was not a
significant difference compared to the provision of standard diarrhea therapy on
the duration of diarrhea or the length of hospitalization of patients.
Keywords : Acute Diarrhea, Zinc, Probiotics.