Abstract :
Beton aspal merupakan campuran aspal keras, agregat yang mempunyai gradasi
menerus (continous graded) dan bahan pengisi (filler) yang kemudian dihampar dan dipadatkan
pada suhu tertentu, nilai dari stabilitas dari beton aspal dicapai dengan adanya variasi ukuran
butiran agregat yang saling mengikat (interlocking). Material yang digunakan sebagai
campuran beraspal adalah agregat kasar, agregat halus dan bahan pengisi. Dalam studi ini
dicoba 3 jenis agregat halus yang berbeda diantaranya gradasi halus stone crusher (hasil pecah
Stone Crusher), agregat halus pasir sungai dan agregat halus pasir pantai dengan harapan di
dapat suatu campuran aspal beton yang lebih baik dan memenuhi persyaratan dari konstruksi
jalan. Metode yang digunakan dalam perencanaan campuran adalah metode Marshall dengan
mengikuti petunjuk pelaksanaan lapis aspal beton (laston) untuk jalan raya dari Spesifikasi Umum
(Seksi 6.3) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2010 dan
merujuk pada SNI-06-2489-1991. Dengan hasil perbandingan dari ketiga jenis agregat halus
yang diketahui dari pengujian pada laboratorium bahwa agregat halus abu batu (Stone Crusher)
dapat memenuhi standar spesifikasi yang ada dan dapat digunakan dilapangan, sedangkan untuk
agregat halus pasir sungai dan pasir pantai perlu dilakukan penelitian lebih mendalam untuk
menghasilkan spesifikasi khusus agar kedua material tersebut dapat digunakan dengan kondisi
tertentu pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan.Kata Kunci : campuran beraspal, metode marshall, laston, Stone Crusher. / Asphalt Concrete is a mixture of hard asphalt, continous graded aggregate and filler.
Those mixture is layed and compacted in a certain temperature. The stability value of asphalt
concrete is the result of variated interlocking aggregate. The material which are used in asphalt
mix are coarse aggregate, fine aggregate and filler. In this research, it use three different types of
fine aggregate,those are fine aggregate of Stone Crusher, river sand and beach in accordance to
get the best asphalt concrete which is suitable with the requirement of road construction. The
Marshall methode which is used is suitable with General Specification 2010 (Section 6.3)
Direktorate General of Highway. Ministry of Public Works and SNI-06-2489-1991. By using those
three aggregates, the result of laboratorium process shows that fine aggregate of Stone Crusher
is suitable with the specification and able to be used, but the fine aggregate of river sand and
beach sand need to do more research, so that it can be used in the road construction.
Keywords : Asphalt Mixture, Marshall Methode, Asphalt Concrete Layer, Stone Crusher.