Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesionalitas guru
Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan iman peserta didik, sejauh mana
spiritualitas guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan iman peserta
didik, pengaruh komunikasi guru dalam meningkatkan iman peserta didik, dan
untuk mengetahui cara peningkatan iman peserta didik.
Tempat Penelitian di SMA Negeri Rayon 16 Jakarta Timur, tahun ajaran
2013/2014. Masalahnya adalah bagaimana kompetensi profesionalitas,
spiritualitas, komunikasi dan cara guru Pendidikan Agama Kristen dalam
meningkatkan iman peserta didik.
Metode Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber
data sebanyak 16 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru PAK, Peserta
didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara
dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kritis dan berupa matriks, dengan
cara menggorganisasikan data kedalam kategori, menyebarkan kedalam unit-unit
melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang paling penting
dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan sehingga mudah di pahami.
Hasil penelitian adalah menunjukkan bahwa pengaruh profesionalitas
dinilai mulai berkembang dimana peserta didik sudah memperlihatkan berbagai
tanda perilaku yang dinyatakan dengan kemampuan berdoa di depan kelas dan
pada saat ibadah Jumat. Disamping itu peserta didik sudah ada pemahaman dan
kesadaran untuk mengikuti saat teduh dan terlibat dalam pelayanan menjadi
kolektan dan pemain musik.
Kesimpulan Profesionalitas guru PAK dalam meningkatkan iman peserta
didik, guru memiliki kompetensi, memiliki metode pembelajaran dan memainkan
beberapa peran untuk melaksanakan pembelajaran PAK. Guru bertanggungjawab
untuk melatih anak dalam berdoa, membaca Alkitab, melayani waktu ibadah
bersama. Guru harus menjadi teladan bagi peserta Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesionalitas guru
Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan iman peserta didik, sejauh mana
spiritualitas guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan iman peserta
didik, pengaruh komunikasi guru dalam meningkatkan iman peserta didik, dan
untuk mengetahui cara peningkatan iman peserta didik.
Tempat Penelitian di SMA Negeri Rayon 16 Jakarta Timur, tahun ajaran
2013/2014. Masalahnya adalah bagaimana kompetensi profesionalitas,
spiritualitas, komunikasi dan cara guru Pendidikan Agama Kristen dalam
meningkatkan iman peserta didik.
Metode Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber
data sebanyak 16 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru PAK, Peserta
didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara
dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kritis dan berupa matriks, dengan
cara menggorganisasikan data kedalam kategori, menyebarkan kedalam unit-unit
melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang paling penting
dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan sehingga mudah di pahami.
Hasil penelitian adalah menunjukkan bahwa pengaruh profesionalitas
dinilai mulai berkembang dimana peserta didik sudah memperlihatkan berbagai
tanda perilaku yang dinyatakan dengan kemampuan berdoa di depan kelas dan
pada saat ibadah Jumat. Disamping itu peserta didik sudah ada pemahaman dan
kesadaran untuk mengikuti saat teduh dan terlibat dalam pelayanan menjadi
kolektan dan pemain musik.
Kesimpulan Profesionalitas guru PAK dalam meningkatkan iman peserta
didik, guru memiliki kompetensi, memiliki metode pembelajaran dan memainkan
beberapa peran untuk melaksanakan pembelajaran PAK. Guru bertanggungjawab
untuk melatih anak dalam berdoa, membaca Alkitab, melayani waktu ibadah
bersama. Guru harus menjadi teladan bagi peserta Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesionalitas guru
Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan iman peserta didik, sejauh mana
spiritualitas guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan iman peserta
didik, pengaruh komunikasi guru dalam meningkatkan iman peserta didik, dan
untuk mengetahui cara peningkatan iman peserta didik.
Tempat Penelitian di SMA Negeri Rayon 16 Jakarta Timur, tahun ajaran
2013/2014. Masalahnya adalah bagaimana kompetensi profesionalitas,
spiritualitas, komunikasi dan cara guru Pendidikan Agama Kristen dalam
meningkatkan iman peserta didik.
Metode Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber
data sebanyak 16 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru PAK, Peserta
didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara
dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kritis dan berupa matriks, dengan
cara menggorganisasikan data kedalam kategori, menyebarkan kedalam unit-unit
melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang paling penting
dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan sehingga mudah di pahami.
Hasil penelitian adalah menunjukkan bahwa pengaruh profesionalitas
dinilai mulai berkembang dima