Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan anak
dalam menggunakan toilet serta mengetahui langkah-langkah apa saja dalam
proses toilettrainning.Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Golden Kids
UKI, penelitian ini dimulai awal Desember 2018 sampai pertengahan Agustus
2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa proses toilettrainning pada anak meliputi
beberapa tahapan, proses toilettrainning dimulai dengan anak mampu mengetahui
ketika ingin BAK/BAB, anak mengetahui ingin pergi kemana pada saat ingin
BAK/BAB,melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh anak saat ingin BAB/BAK,
mengenalkan dan membiasakan anak untuk pergi ke toilet dengan mandiri.
Beberapa faktor pendukung keberhasilan toilettrainning diantaranya adalah :
melakukan jadwal untuk BAB/BAK, tidak menggunakan diapers secara
berlebihan, ketersediaan sarana dan prasarana yang baik dalam proses
toilettrainning. Toilettrainning merupakan tugas perkembangan apabila pada
masa perkembangan anak tidak mendapatkan pengetahuan mengenai
toilettrainning dengan baik dan benar maka kemungkinan anak untuk mandiri
dalam penggunaan toilet tidak maksimal. Berikut adalah faktor-faktor
penghambat toilettrainning kepada anak : Penggunaan diapers kepada anak
dimana anak akan terbiasa untuk tidak pergi ke toilet dan hanya mengeluarkan
BAK/BAB didalam diapers, faktor penghambat lainnya adalah kurangnya
kepekaan orangtua dalam melihat situasi ketika anak ingin mengeluarkan
BAK/BAB, kurangnya penjadwalan toilettrainning baik di rumah maupun
disekolah.