Abstract :
Kepemimpinan sangat penting bagi kelangsungan pelayanan gereja.
Kepemimpinan yang baik akan sangat bergantung pada tingkat komitmen,
konsistensi serta kesediaan menerima konsekuensi pelayanan dalam kerendahan
hati, sehingga menyebabkan mereka yang dipimpinannya dengan penuh kesadaran
melakukan serangkaian tindakan guna mencapai tujuan yang telah disepakati.
Kepemimpinan pendeta perempuan secara teoritis diartikan sebagai
kemampuan seorang perempuan pendeta dalam menggerakan atau memengaruhi
jemaat dan dirinya menuju suatu tujuan dengan visi tertentu, serta
mentransformasi komunitasnya sehingga kondisinya semakin baik. Pemimpin
pendeta perempuan GPIB adalah seseorang yang memulai tindakan dengan
memberikan arahan, menyelesaikan perselisihan, melakukan perubahan dan
pembaharuan, bersikap demokratis, memiliki kemampuan bersinergi serta
berorientasi pada hasil dan tujuan gereja itu sendiri.
Penelitian dilaksanakan di kantor Majelis Sinode GPIB dengan teknik
pengumpulan data deskritif kualitatif melalui studi kepustakaan, wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat keadaan yang
sebenarnya dari kepemimpinan pendeta perempuan di lingkup sinodal GPIB.
Kemudian dilakukan analisis untuk melihat kendala, cara pendekatan agar dengan
studi teologi dan pedagogi ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
Studi teologi terhadap kepemimpinan perempuan menyatakan bahwa
Allah menghendaki perempuan berkiprah pada lingkup sosial mana pun, terutama
pada lingkup gereja, karena Allah menciptakan perempuan setara dan sejajar
dengan laki-laki dan memanggilnya untuk ikut berkuasa atas seluruh ciptaan Allah
(Kej. 1). Studi pedagogis terhadap kepemimpinan perempuan harus berorientasi
pada kurikulum yang sensitif-gender sehingga berdampak pada kesetaraan yang
berkeadilan.
Kata kunci: kepemimpinan, pendeta perempuan, studi teologi dan studi pedagogi. / Leadership is very important in the continuity of church ministry. Good
leadership depends on the level of commitment, consistency and willingness to
humbly accept the consequences of the ministry and make those under their
ministry fully aware of their action to attain the common goal.
The leadership of a female pastor is theoretically defined as the ability of a
female pastor to move or influence the congregation and herself toward a goal
with a certain vision, and transform her community to become a better one. A
female pastor leader of GPIB is a person who starts her action by guiding and
making up any disagreement, making changes and renewal, having democratic
attitude and the ability to synergize, and orient herself towards the church?s goal.
The research was conducted in the office of GPIB Synod by collecting the
data descriptively and qualitatively from the library study, interviews, observation
and documentation. The study was carried out to see the actual condition of
female pastor leadership in the GPIB synod. The analysis was conducted to see
the obstacles, approaches through the theological and pedagogical study to reach
the expected goal.
The theological study on female leadership acknowledges that God wishes
women to involve in any social circles, especially in church because God created
women to be equal and comparable to men and called them to rule over all God?s
creation (Genesis 1). The pedagogical study on female leadership must be oriented
towards gender-sensitive curriculum so that it gives impact on judicious equality.
Keywords: leadership, female pastors, theological and pedagogical study.