Abstract :
Taman Impian Jaya Ancol pada dasarnya merupakan pembangunan pantai
terpadu yang meliputi pembenahan, penataan dan pembangunan pantai, sebagai
proses menangani masalah perkotaan yang jauh lebih besar. Seperti, penanganan
masalah sampah, regulasi masalah pembuangan limbah serta masalah social,
ekonomi, budaya. Rekreasi merupakan salah satu sektor potensial yang
memberikan kontribusi bagi Pendapatan melalui peningkatan pendapatan di sektor
usaha perhotelan, rumah makan dan hiburan, transportasi serta perdagangan dan
jasa lainnya. Dewasa ini pengembangan rekreasi merupakan sesuatu yang wajib
dilakukan. Aturan, arahan dan batasan semakin diperlukan untuk
pengembangannya. Demikian pula pengembangan kawasan rekreasi tepi pantai
sebagai salah satu bentuk rekreasi alam yang potensial di Kota Jakarta.
Permasalahan yang terjadi sekarang adalah akibat dan masalah perkembangan
pemanfaatan ruang yang terjadi dikawasan Taman Impian Jaya Ancol.
Secara fisik, kawasan Ancol di Jakarta merupakan pusat pelayanan aktivitas
sosial-ekonomi, dimana didalamnya terkandung berbagai aset sosial dan ekonomi
yang memiliki nilai ekonomi dan finansial yang sangat besar. Akan tetapi
pembangunan kota pesisir berpotensi memberikan dampak lingkungan yang
merupakan akibat dari dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan pembangunan yang
dilaksanakan di daratan, polusi udara, kemacetan, dan sebagainya. Pemanfaatan
ruang yang dilakukan untuk pengembangan salah satu cara untuk meningkatkan
wisata di Taman Impian Jaya Ancol.
Penelitian ini mencoba untuk mengkaji bagaimana strategi, dan daya tarik
pemanfaatan ruang kawasan Taman Impian Jaya Ancol Kota Jakarta sesuai dengan
potensi dan permasalahannya. Untuk itu dilakukan beberapa tahap analisis
meliputi: analisis kawasan rekreasi, analisis kondisi eksisting kawasan,
menganalisis kecenderungan pertumbuhan kawasan, menganalisis permasalahan
kawasan tepi pantai, dan menganalisis strategi pemanfaatan ruang kawasan.
Kata Kunci : Pemanfaatan kawasan tepi pantai, Rekreasi. / Taman Impian Jaya Ancol is basically an integrated coastal development
which includes rehabilitation, structuring and coastal development, as the process
of dealing with much larger urban issues. Such as, handling garbage problem,
regulation of waste disposal problem and social problem, economy, culture.
Recreation is one of the potential sectors that contribute to Revenue through
increased revenues in hospitality, restaurants and entertainment, transportation and
trade and other services. Today the development of recreation is something that
must be done. Rules, directives and limitations are increasingly needed for
development. Similarly, the development of coastal recreation areas as one of the
potential natural recreation in the city of Jakarta. Problems that occur now is the
result and the problem of spatial development that occurred in the area of Ancol
Dreamland Park.
Physically, Ancol area in Jakarta is the center of the service of socioeconomic activity, where it contains various social and economic assets with huge
economic and financial value. However, coastal coastal development has the
potential to provide an environmental impact resulting from the impacts of onshore
development activities, air pollution, congestion, and so on. Utilization of space is
done for the development of one way to improve tourism in Ancol Dreamland Park.
This study tries to examine how the strategy, and the attractiveness of spatial use of
Ancol Dreamland Jakarta area in accordance with the potential and problems. For
this purpose, several stages of analysis are analyzed: recreation area analysis,
analysis of the existing condition of the area, analyzing the growth trend of the area,
analyzing coastal area problems, and analyzing the spatial utilization strategy.
Keywords: Utilization of coastal area, Recreation.