Abstract :
Keberadaan Lippo Mall Kuta sebagai salah satu pusat perbelanjaan di pulau Bali,
selain untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa pengunjungnya, diharapkan dapat juga
memenuhi kebutuhan pengunjung untuk bersosialisasi, berinteraksi dan berekreasi.
Pengembang Lippo Mall Kuta kemudian berupaya untuk menangkap kebutuhan ini
dalam ruang komersial yang dihadirkan, dengan memaksimalkan ruang terbuka yang ada
sebagai ruang terbuka publik yang aman dan nyaman. Ruang terbuka publik tersebut juga
dirancang sedemikian rupa, agar dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung. Sehingga
ruang terbuka publik tersebut diharapkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan
pengunjung, tapi juga dapat meningkatkan keuntungan Pengembang kawasan maupun
Penyewa-penyewa yang ada.
Kata Kunci : Pusat perbelanjaan, ruang terbuka publik, daya tarik pengunjung,
meningkatkan keuntungan. / The existence of Lippo Mall Kuta as one of the shopping center on the island of
Bali, in addition to meeting the needs of goods and services visitors, is expected to also
meet the needs of visitors to socialize, interact and recreation. The developers of Lippo
Mall Kuta then attempt to capture this need in the presented commercial space,
maximizing existing open space as a safe and comfortable public space. Public open
space is also designed in such a way, in order to be an attraction for visitors. So that
public open space is expected not only to meet the needs of visitors, but also can increase
the benefits of the Developer area and existing tenants.
Keywords : Shopping center, public open space, visitor attraction, profit increase.