Abstract :
Secara umum penelitian ini dilakukan untuk memperoleh jawaban atas
pertanyaan: bagaimanakah cara pengajaran kosakata yang lebih baik guna
meningkatkan kemampuan pelajar Indonesia dalam bahasa Mandarin agar
pemahaman terhadap kosakata bahasa Mandarin menjadi lebih mendalam.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
kualitatif. Pada bagian penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang utama
adalah studi kepustakaan (analisis teks), teori, dan wawancara, dimana ketiganya
merupakan triangulasi untuk mendapatkan kepuasan dalam meneliti dan menemukan
temuan-temuan dari teks yang akan diteliti.
Dalam analisis teks ini, penulis akan mengemukakan cara pengajaran
kosakata bahasa Mandarin sesuai dengan tingkat kesulitan (??????) yang
dikemukakan oleh Zhou Xiaobing (2007) dalam bukunya ???????????
??? dari tingkat yang paling mudah sampai pada tingkat yang paling sulit, keenam
tingkat kesulitan tersebut adalah ??? (positive transfer), ?? (coalescence), ??
?? (under differentiation), ??? (reinterpretation), ??? (over differentiation),
?? (split).
Teori-teori yang dikemukakan penulis merupakan pendapat dari para ahli di
Tiongkok yang mengungkapkan secara khusus dan jelas mengenai cara pengajaran
kosakata bahasa Mandarin sebagai bahasa asing atau bahasa kedua dan dalam mata
pelajaran Zongheke bahasa Mandarin bagi pelajar asing. Sedangkan wawancara
dilakukan dengan guru?guru pengajar Zongheke bahasa Mandarin bagi pelajar asing
di tingkat dasar dan menengah di Fujian Normal University.