Abstract :
Nira Sulianti: Hubungan Antara Komunikasi Guru-Orang Tua Dan
Profesionalisme Guru Dengan Motivasi Berprestasi Siswa Primary di Global
Jaya International School Bintaro Tangerang. Tesis, Jakarta : program
Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia, Jakarta 2013.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara
Komunikasi Guru-Orang Tua dan Profesionalisme Guru dengan Motivasi
Berprestasi Siswa Primary di Global Jaya International Schhol di Bintaro
Tangerang. Variabel bebas yaitu Komunikasi Guru-Orang Tua (X1) dan
Profesionalisme Guru (X2). Sedangkan variable terikatnya adalah Motivasi
Berprestasi Siswa (Y).
Sebagai sampel penelitian, penulis memilih 30 guru secara acak. Sisanya
digunakan sebagai sampel untuk alat uji instrument.
Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpul data terdiri dari 44
pertanyaan variable X1, 44 pertanyaan dari variable X2 dan 44 pertanyaan variable
Y. Pada perhitungan validitas dan reliabilitas instrument menggunakan tehnik
korelasional dengan rumus Korelasi Product Moment dan uji reliabilitas dengan
rumus Alpha Cronbach diperoleh instrument yang valid dan reliable variable X1
35 butir, variable X2 35 butir dan variable Y 39 butir. Data berasal dari populasi
yang berdistribusi normal, linier, dan homogen.
Pengujian hipotesis I diperoleh t hitung 3,680 > t table 2,048 dan nilai
probabilitas 0,001 < taraf signifikansi 0,05, maka terbukti bahwa hipotesis H0
ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa hubungan kedua variable tergolong
kuat karena berada di rentang 0,499 ? 0,599. Pada pengujian hipotesis H II
diperoleh t hitung 3,492 > t table 2,048 dan nilai probabilitas 0,002 F
table 4,196 dan nilai probabilitas 0,01 < taraf signifikansi 0,05, maka terbukti
bahwa hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Hal tersebut berarti terdapat
hubungan yang positif dan signifikan antara komunikasi guru-orang tua ddan
profesionalisme guru dengan motivasi berprestasi siswa Primary Global Jaya
International School.
Koefisien korelasi ganda Komunikasi Guru-Orang Tua (X1) dan
Profesionalisme Guru (X2) dengan Motivasi Berprestasi Siswa (Y) didapat
sebesar 0,637 dengan koefisien diterminasi (R square) sebesar 0,406 Hal ini
menunjukkan bahwa : 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan sedang
antara Komunikasi guru-Orang Tua (X1) dengan Motivasi berprestasi Siswa di
GJIS. 2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan sedang antara
Profesionalisme Guru dengan Motivasi Berprestasi Siswa di GJIS, 3) Terdapat
hubungan yang positif dan signifikan sedang antara Komunikasi Guru-Orang tua
(X1) dan Profesionalisme Guru (X2) secara bersama sama dengan Motivasi
Berprestasi Siswa Primary di GJIS Bintaro Tangerang.
Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian, menyarankan agar
peningkatan mutu komunikasi guru dan dan orang tua terus menerus dilakukan.
Kedua pihak perlu menggunakan sebuah media komunikasi secara maksimal agar
komunikasi 2 arah terus terjadi dan kedua pihak dapat mendukung pembelajaran
vii Universitas Kristen Indonesia
siswa secara optimum. Begitu pula dengan profesionalisme guru, peneliti
menyarankan agar guru membagikan pengalaman suksesnya dalam dunia
pendidikan dan nantinya harus diapresiasi oleh sekolah sehingga memotivasi
guru lain untuk terus menerus meningkatkan profesionalisme mereka.
Kata kunci: Komunikasi, Profesionalisme Guru, Motivasi Berprestasi./ Nira Sulianti : The Correlation Between Teacher-Parent Communication and
Teacher Professionalism to the Achievement Motivation of students in Primary
of Global Jaya International School in Bintaro Tangerang. Thesis, Jakarta:
Magister Program in Educational Administration. Christian University of
Indonesia Jakarta, 2013.
The purpose of this study is to determine the correlation between TeacherParent Communication and Teacher Professionalism to the achievement
Motivation of Primary Students in Global Jaya International School, Bintaro
Tangerang. Independent variable is Teacher-Parents Communication (X1),
Teacher Professionalism (X2) and the dependent variable is the Students?
Achievement Motivation.
As the research samples, the researcher selected 30 teachers out of the population
randomly. The rest were used as the samples of the instrument validation.
The Instrument that was used a data collection tool consist of 44 questions of the
variable X1, 44 questions of the variable X2 and 44 questions of variable Y. In the
calculation of the validity and reliability of the instrument using correlational
techniques Product Moment Correlation formula and test reliability with
Cronbach Alpha formula obtained a valid and reliable instrument variable X1 39
items, the variable X2, 39 and variable Y 41 items. The data c