DETAIL DOCUMENT
Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Hukum Penanggung Utang/Guarantor Terhadap Utang Debitor dalam Kepailitan (“Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 808 K/Pdt.Sus-Pailit/2017”)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Tumansery, Kiego
Subject
Civil law (General) 
Datestamp
2024-10-25 05:13:06 
Abstract :
Perjanjian penanggungan utang adalah perjanjian yang dibuat oleh kreditur dan penanggung utang, dimana penanggung utang bersedia mengikatkan dirinya kedalama perjanjian utang yang dibuat oleh kreditur dan debitur. Penanggung utang dalam perjanjian ini bersedia untuk menanggung utangutang debitur kepada kreditur, namun penanggungan ini tidak serta merta membuat penanggung utang bertanggungjawab atas utang debitur. Apabila Penaggung utang tidak melepaskan hak istimewanya, maka penanggung utang hanya dapat dimintai pertanggungjawaban bila debitur sudah tidak mampu melunasi utanynya. Sebaliknya penanggung utang dapat secara langsung dimintakan pertanggungjawban, apablia sudah melepakan hak istimewanya. Dalam penelitian ini peneliti akan menjelaskan secara detail dan jelas, bagaimana bentuk pertanggungjawaban penaggung utang terhadap utang debitur dalam kepailitan. Kata Kunci: Hukum Kepailitan, Penanggungan Utang. / A debt guarantee agreement is an agreement made by a creditor and a debt guarantor, where the debt guarantor is willing to bind himself to a debt agreement made by the creditor and debtor. The debt guarantor in this agreement is willing to cover the debtor's debts to the creditor, but this guarantee does not necessarily make the debt guarantor responsible for the debtor's debt. If the debt guarantor does not waive his privileges, then the debt guarantor can only be held responsible if the debtor is no longer able to pay off his debt. On the other hand, the debt guarantor can be directly held accountable, if he has waived his privileges. In this research, the researcher will explain in detail and clearly what the responsibility of the debt guarantor is for the debtor's debt in bankruptcy Keywords: Failisment Law, Borgtocht 
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia