DETAIL DOCUMENT
Aplikasi Teori Gestalt dalam Desain Interior Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat (Dispusipda)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Simbolon, Grace Natalia
Subject
Details and decoration 
Datestamp
2025-02-03 03:05:56 
Abstract :
Desain interior adalah suatu bentuk yang fungsi dan nilai kegunaan yang tidak hanya berfokus kepada bagaimana menciptakan atau merancang suatu bentuk fungsi objek setiap ruangan. Lebih dari pada perancangan dan pembuatan desain arsitektur, bagaimana desain interior itu sendiri tetap melihat dan punya nilai seni yang indah dan berkesan pada setiap fungsi dan elemen yang ada di setiap sudut ruang dalam sebuah bangunan. Seorang desain interior juga dapat memberikan karakteristik ciri khas yang mempunya nilai dibandingkan dengan penciptaan lainnya. Ruang atau lingkungan yang ditempati (fisikal) dan lihat (visual), harus di rencanakan melalui analisa perilaku manusia dan fungsi apa saja yang mendukung sebuah ruang. Perilaku manusia bersifat psikologis dan sosial. Stimulus lingkungan yang diterima tubuh seakan menimbulkan perilaku-perilaku tertentu yang muncul secara otomatis tanpa perlu pengolahan kognitif. Pendekatan holistik ini mengilhami perkembangan psikologi gestalt yang juga menjadi jiwa dan semangat bidang Psikologi Arsitektur. Pada beberapa situasi di ruang baca perpustakaan sepi pengunjung hal lain yang menjadi fenomena ini karena seseorang sudah terlalu lama di suatu ruangan seperti ruang membaca yang berfokus pada buku atau berfocus hal-hal lain memunculkan perasaan bosan atau jenuh, gelisah, stres, tidak konsentrasi, takut dan lain-lain. Sensorikyang di alami dengan lima alat Indera : Penglihatan, pendengaran, pengecap, penciuman dan sentuhan saat berada di ruang baca perpustakaan mempengaruhi respon psikologis seperti : Penciuman, irama atau nada, warna, cahaya, suhu. Di era kehidupan saat ini manusia membawa perubahan dari waktu ke waktu yang berdampak terhadap kemajuan peradaban ilmu pengetahuan dan teknologi dan berbagai jenis media. Hal itu juga yang mempengaruhi perubahan dari segi pelayanan di perpustakaan daerah bandung yang di kembangkan dengan perpustakaan digital. Kemajuan teknologi informasi saat ini berdampak sangat xviii Universitas Kristen Indonesia besar terhadap perubahan karakter serta pola perilaku dalam mencari informasi sehingga ini juga menjadi faktor berkurangnya peminat yang berkunjung keperpustakaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui adatidaknya pengaruh aplikasi teori gestalt dalam desain interior perpustakaan, Untuk mengetahui pengaruh warna, pencahayaan, sirkulasi dan lainnya terutama di ruang baca perpustakaan yang berbasis psikologi,untuk mengetahui pengaruh era digital juga mempengaruhi psikologi. Dapat mengaplikasikan teori gestalt dalam desain interior perpustakaan khususnya ruang baca dengan pengaruh sensorik sehingga efek psikologis melalui sistem visual, pendengaran, sentuhan, dan penciuman di ruang interior dan bermanfaat untuk pemustaka untuk tetap rileks, konsentrasi, membuat suasana damai walaupun pengaruh perkembangan zaman di era globalisasi yang mengubah pola psikologis dari ruang visual menuju ruang virtual. Dengan teori gestalt dapat memberi penilaian persepsi organisasi spontan yang berasal dari masukan sensori ke otak, memberikan pemahaman dasar yang penting bahwa pemustaka / pembaca dapat memperoleh wawasan seperti rasa kenyamanan dengan suasana hati yang baik, menambah nilai kegunaan suatu fungsi ruang, dan meningkatkan pertumbuhan potensi kemampuan mengenali dan mempelajari dari sebuah ruangan. Desain interior, khususnya dalam konteks desain interior, melibatkan penciptaan ruang yang kohesif dan fungsional yang meningkatkan pengalaman pengguna. Kata Kunci : Teori Gestalt, Desain Interior, Perpustakaan. / Interior design is a form of function and utility value that does not only focus on how to create or design a form of object function in each room. More than the design and creation of architectural design, how the interior design itself still sees and has a beautiful and impressive artistic value in every funcstion and element in every corner of the space in a building. An interior designer can also provide distinctive characteristics that have value compared to other creations. The space or environment that is occupied (physical) and seen (visual), must be planned through an analysis of human behavior and what functions support a space. Human behavior is psychological and social. Environmental stimuli received by the body seem to cause certain behaviors that appear automatically without the need for cognitive processing. This holistic approach inspired the development of Gestalt Psychology which is also the soul and spirit of the field of Architectural Psychology. hearing, taste, smell and touch while in the library reading room affects psychological responses such as: smell, rhythm or tone, color, light, temperature. In today's era of life, humans bring changes from time to time that have an impact on the progress of civilization, Science and technology and various types of media. This also affects changes in terms of service in  
Institution Info

Universitas Kristen Indonesia