Abstract :
Desain interior adalah suatu bentuk yang fungsi dan nilai kegunaan yang tidak
hanya berfokus kepada bagaimana menciptakan atau merancang suatu bentuk
fungsi objek setiap ruangan. Lebih dari pada perancangan dan pembuatan desain
arsitektur, bagaimana desain interior itu sendiri tetap melihat dan punya nilai seni
yang indah dan berkesan pada setiap fungsi dan elemen yang ada di setiap sudut
ruang dalam sebuah bangunan. Seorang desain interior juga dapat memberikan
karakteristik ciri khas yang mempunya nilai dibandingkan dengan penciptaan
lainnya.
Ruang atau lingkungan yang ditempati (fisikal) dan lihat (visual), harus di
rencanakan melalui analisa perilaku manusia dan fungsi apa saja yang mendukung
sebuah ruang. Perilaku manusia bersifat psikologis dan sosial. Stimulus lingkungan
yang diterima tubuh seakan menimbulkan perilaku-perilaku tertentu yang muncul
secara otomatis tanpa perlu pengolahan kognitif. Pendekatan holistik ini
mengilhami perkembangan psikologi gestalt yang juga menjadi jiwa dan semangat
bidang Psikologi Arsitektur.
Pada beberapa situasi di ruang baca perpustakaan sepi pengunjung hal lain
yang menjadi fenomena ini karena seseorang sudah terlalu lama di suatu ruangan
seperti ruang membaca yang berfokus pada buku atau berfocus hal-hal lain
memunculkan perasaan bosan atau jenuh, gelisah, stres, tidak konsentrasi, takut dan
lain-lain. Sensorikyang di alami dengan lima alat Indera : Penglihatan, pendengaran,
pengecap, penciuman dan sentuhan saat berada di ruang baca perpustakaan
mempengaruhi respon psikologis seperti : Penciuman, irama atau nada, warna,
cahaya, suhu. Di era kehidupan saat ini manusia membawa perubahan dari waktu
ke waktu yang berdampak terhadap kemajuan peradaban ilmu pengetahuan dan
teknologi dan berbagai jenis media. Hal itu juga yang mempengaruhi perubahan dari
segi pelayanan di perpustakaan daerah bandung yang di kembangkan dengan
perpustakaan digital. Kemajuan teknologi informasi saat ini berdampak sangat
xviii
Universitas Kristen Indonesia
besar terhadap perubahan karakter serta pola perilaku dalam mencari informasi
sehingga ini juga menjadi faktor berkurangnya peminat yang berkunjung
keperpustakaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui adatidaknya pengaruh aplikasi
teori gestalt dalam desain interior perpustakaan, Untuk mengetahui pengaruh warna,
pencahayaan, sirkulasi dan lainnya terutama di ruang baca perpustakaan yang
berbasis psikologi,untuk mengetahui pengaruh era digital juga mempengaruhi
psikologi.
Dapat mengaplikasikan teori gestalt dalam desain interior perpustakaan
khususnya ruang baca dengan pengaruh sensorik sehingga efek psikologis melalui
sistem visual, pendengaran, sentuhan, dan penciuman di ruang interior dan
bermanfaat untuk pemustaka untuk tetap rileks, konsentrasi, membuat suasana
damai walaupun pengaruh perkembangan zaman di era globalisasi yang mengubah
pola psikologis dari ruang visual menuju ruang virtual. Dengan teori gestalt dapat
memberi penilaian persepsi organisasi spontan yang berasal dari masukan sensori
ke otak, memberikan pemahaman dasar yang penting bahwa pemustaka / pembaca
dapat memperoleh wawasan seperti rasa kenyamanan dengan suasana hati yang
baik, menambah nilai kegunaan suatu fungsi ruang, dan meningkatkan
pertumbuhan potensi kemampuan mengenali dan mempelajari dari sebuah
ruangan. Desain interior, khususnya dalam konteks desain interior, melibatkan
penciptaan ruang yang kohesif dan fungsional yang meningkatkan pengalaman
pengguna.
Kata Kunci : Teori Gestalt, Desain Interior, Perpustakaan. / Interior design is a form of function and utility value that does not only focus
on how to create or design a form of object function in each room. More than the
design and creation of architectural design, how the interior design itself still sees
and has a beautiful and impressive artistic value in every funcstion and element in
every corner of the space in a building. An interior designer can also provide
distinctive characteristics that have value compared to other creations.
The space or environment that is occupied (physical) and seen (visual), must
be planned through an analysis of human behavior and what functions support a
space. Human behavior is psychological and social. Environmental stimuli
received by the body seem to cause certain behaviors that appear automatically
without the need for cognitive processing. This holistic approach inspired the
development of Gestalt Psychology which is also the soul and spirit of the field of
Architectural Psychology. hearing, taste, smell and touch while in the library
reading room affects psychological responses such as: smell, rhythm or tone, color,
light, temperature.
In today's era of life, humans bring changes from time to time that have an
impact on the progress of civilization, Science and technology and various types of
media. This also affects changes in terms of service in