Abstract :
Permasalahan lingkungan yang terjadi di wilayah pelabuhan merupakan salah satu
permasalahan yang diakibatkan oleh kegiatan perdagangan dan aktivitas transportasi
laut. Permasalahan mengenai kualitas udara yang buruk, pembuangan limbah dan
transportasi laut yang berdampak pada emisi gas rumah kaca menyebabkan pelabuhan
memiliki permasalahan lingkungan hidup. Untuk mengatasi hal tersebut PT. Pelindo
dan Port of Los Angeles melakukan kerja sama berbasis lingkungan yakni penerapan
green pot di PT Pelabuhan Indonesia Regional II Tanjung Priok. Dalam penelitian ini
Peneliti akan membahas mengenai kerjasama PT Pelindo dan Port of Los Angeles
berbasis lingkungan serta penerapan Green Port di di PT Pelabuhan Indonesia Regional
II Tanjung Priok. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui Evaluasi Penerapan
Green Port di PT Pelabuhan Indonesia Regional 2 Tanjung Priok yang merupakan hasil
dari kerja sama yang dilakukan oleh PT. Pelindo dan Port of Los Angeles dalam
mewujudkan pelabuhan berwawasan lingkungan dan perlindungan dan pembangunan
di kawasan kelautan. Penelitian menggunakan konsep green Economy oleh UNEP dan
Green Port dari International Association of Ports and Harbors. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif bentuk studi kasus dan tipe penelitian
deskriptif analitis. Dalam penelitian ini Peneliti menemukan bahwa ditemukan dampak
dari kerja sama yang dilakukan oleh PT. Pelindo dan Port of Los Angeles yang bersifat
positif yang bertujuan menciptakan lingkungan yang baik dalam bidang pengelolaan
limbah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, Peneliti juga menemukan sudah
berjalannya pengelolaan energi Internet Of Thing System dalam mekanisme
penjemputan kapal-kapal baik domestik maupun internasional yang menggambarkan
sistem smart port. Ditemukan 3 temuan yaitu diterapkannya sistem building automation
system, dan mengkombinasikannya dengan elektrifikasi, lalu melakukan Green
Shipping untuk membantu mengurangi emisi, dan penerapan Shore Power Connection
dalam pengendalian emisi gas rumah kaca dalam pembangunan nasional. lalu Peneliti
juga menemukan adanya bahan bakar pengganti menjadi PLTs, serta pengelolaan air
untuk keamanan wilayah kelautan yang dapat mewujudkan pelabuhan berwawasan
lingkungan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya kerjasama
yang dilakukan Pelindo dan Port of LA yang berdampak pada kesepakatan 3 pilar
terkait lingkungan kepelabuhanan diantaranya Energy use alternative, Polllution
reduction, dan Global environmental association berbasis green port antara PT Pelindo
dan Port of Los Angeles, yang menunjukkan bahwa pendekatan ini memberikan
dampak positif terhadap pengelolaan emisi, efisiensi energi, dan keamanan wilayah
pelabuhan di PT Pelabuhan Indonesia Regional II Tanjung Priok."
Kata Kunci : Kerja sama Indonesia-Amerika serikat; Green Port; PT Pelabuhan
Indonesia Regional II Tanjung Priok; Green Economy; International
Maritime Organization. / Environmental problems that occur in the port area are one of the problems caused by
trade activities and sea transportation activities. Problems regarding poor air quality,
waste disposal and marine transportation that have an impact on greenhouse gas
emissions cause the port to have environmental problems. To overcome this, PT
Pelindo and the Port of Los Angeles carried out environmental-based cooperation,
namely the implementation of green pots at PT Pelabuhan Indonesia Regional II
Tanjung Priok. In this study, researchers will discuss the cooperation between PT
Pelindo and Port of Los Angeles based on the environment and the implementation of
Green Port at PT Pelabuhan Indonesia Regional II Tanjung Priok. This study aims to
determine the Evaluation of Green Port Implementation at PT Pelabuhan Indonesia
Regional 2 Tanjung Priok which is the result of cooperation carried out by PT Pelindo
and the Port of Los Angeles in realizing environmentally sound ports and protection
and development in marine areas. The research uses the concept of green economy by
UNEP and Green Port from the International Association of Ports and Harbors. This
research uses qualitative research methods in the form of case studies and analytical
descriptive research types. In this study, researchers found that there was an impact of
the cooperation carried out by PT Pelindo and the Port of Los Angeles which was
positive in nature aimed at creating a good environment in the field of waste
management to reduce greenhouse gas emissions, researchers also found that the
Internet of Thing System energy management was already running in the mechanism
of picking up ships both domestically and internationally which illustrates the smart
port system. There were 3 findings, namely the application of the building automation
system, and combining it with electrification, then doing Green Shipping to help reduce
emissions, and the application of Shore Power Connection in controlling greenhouse