Abstract :
This study aimed to find out the students? perception on the use of storytelling
in speaking classes. This study was a survey that conducted in SMP Negeri 117 Jakarta.
The respondent 92 students of VIII-3, VIII-6 and VIII-7.
In this study, qualitative and quantitative data were collected using
questionnaire. The questionnaire was devided into two: 5-likert scale format for
collecting quantitative data, and open-ended format for collecting qualitative data. The
open-ended formated questionnaire was used to support the data collected through 5-
likert scale questionnaire.
Based on the data analysis, it can be concluded that the students? perception
toward the use of storytelling in speaking classes was strong, in which the majority of
the students answered neutral (42.30%) followed by strongly agreed (32.34%), agreed
(10.43%), disagreed (12.47%), and strongly disagreed (2.43%) respectively. It signifies
that the students perceived positively toward the use of storytelling in speaking classes.
Additionnaly, some of the students were interested in learning speaking through
storytelling, because using storytelling makes their vocabulary increase and motivate
them to speak well in front of the class.
Keywords: survey research, storytelling, perception.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai persepsi siswa terhadap
penggunaan mendongeng di kelas berbicara. Penelitian ini merupakan survey yang
dilakukan di SMP Negeri 117 Jakarta. Penelitian ini melibatkan 92 siswa sebagai
responden yaitu dari kelas VIII-3, VIII-6, dan VIII-7.
Dalam penelitian ini, data kualitatif dan kuantitatif dikumpulkan menggunakan
kuesioner. Kuesioner dibagi menjadi dua: format kuesioner 5-likert skala untuk
mengumpulkan data kuantitatif, dan format pertanyaan terbuka untuk mengumpulkan
data kualitatif. Kuesioner berformat terbuka digunakan untuk mendukung data yang
dikumpulkan melalui format kuesioner 5-likert skala.
Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penggunaan mendongeng
di kelas berbicara dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa, dimana sebagian
besar siswa menjawab netral (42,30%), diikuti oleh sangat setuju (32,34%), setuju
(10,43%), tidak setuju (12,47%) dan sangat tidak setuju (2,43%). Ini menandakan
bahwa siswa memberikan respon yang positif terhadap penggunaan mendongeng di
dalam kelas berbicara. Selain itu, beberapa siswa tertarik untuk belajar berbicara
dengan menggunakan mendongeng, karena dengan menggunakan dongeng tersebut
membuat kosakata mereka meningkat dan memotivasi mereka untuk berbicara dengan
baik di depan kelas.
Kata kunci: penelitian survey, mendongeng, persepsi.