Institusion
Universitas Kristen Indonesia
Author
Pongallo, Jennifer Gloria
Subject
EDUCATION
Datestamp
2020-08-07 06:39:03
Abstract :
This current study was implemented in order (1) to find out how the
realization of code mixing of the eighth semester students at Christian University of
Indonesia in Twitter use is; and (2) to figure out in what things the eighth semester
students at Christian University of Indonesia realize code mixing in Twitter use. This
is qualitative descriptive study. The participants in study are 15 native Indonesians
namely the eight semester students of English teaching of faculty of education and
teacher training at Christian University of Indonesia, Jakarta.
In achieving the objectives, the data of this study were collected from tweets
and mentions that had been posted in Twitter from June 2013 to June 2014 by using
two Twitter accounts namely @JGlowsP and @vano_varina. The data were analyzed
by classifying them into three types of code mixing and by determining how many
English foreign words which contained in each type.
The result indicated that the eighth semester students realized code mixing in
Twitter use in three ways in which the ways indirectly refer to the types. From 299
tweets and 58 mentions found, the types were insertion, alternation, and congruent
lexicalization code mixing. The most frequently type used was insertion, then
followed by alternation code mixing, while the less type used went to congruent
lexicalization code mixing. Based on that result, the further research can describe not
only the types but also the motif in doing code mixing.
Keywords: code mixing, Twitter, qualitative descriptive research
Studi ini dilaksanakan bertujuan untuk mencari tahu bagaimana perealisasian
campur kode pada para mahasiswa semester delapan di Universitas Kristen
Indonesia; dan untuk mengetahui dalam hal apa saja para mahasiswa semester
delapan di Universitas Kristen Indonesia merealisasikan campur kode dalam
pengunaan Twitter. Ini adalah studi deskriptif kualitatif. Peserta dalam studi ini
adalah 15 orang penduduk asli Indonesia yaitu mahasiswa semester delapan jurusan
pendidikan bahasa Inggris, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan di Universitas
Kristen Indonesia, Jakarta.
Dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut, data-data dalam studi ini
dikumpulkan dari tweet dan mention yang telah dimuat di Twitter dari bulan Juni
2013 sampai Juni 2014 dengan menggunakan dua akun Twitter, yaitu @JGlowsP dan
@vano_varina. Kemudian data-data tersebut dianalisa dengan mengelompokannya ke
dalam tiga jenis campur kode dan dengan menetukan berapa banyak kata asing dalam
bahasa inggris yang terkandung di setiap jenis.
Hasil dari studi ini mengindikasikan bahwa para mahasiswa semester delapan
tersebut merealisasikan campur kode dalam penggunaan Twitter dalam tiga cara, di
mana cara-cara tersebut secara tidak langsung mengacu pada jenis-jenis tersebut. Dari
299 tweet dan 58 mention yang ditemukan, jenis-jenis tersebut adalah campur kode
sisipan, campur kode alternasi, dan campur kode kongruen leksikalisasi. Jenis yang
paling sering digunakan adalah campur kode sisipan, kemudian diikuti dengan
campur kode alternasi, sedangkan jenis yang paling sedikit digunakan adalah campur
kode lesikalisasi kongruen. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian selanjutnya dapat
menjabarkan tidak hanya jenis-jenisnya tapi juga motif dalam melakukan campur
kode.
Kata Kunci: campur kode, Twitter, penelitian kualitatif deskriptif